SPIONNEWS, Baubau – Kebakaran heboh yang terjadi di Simpang empat gereja di wilayah Kota Baubau, membuat seluruh pengguna jalan mulai padat dan melihat kebakaran tersebut, informasi itu tersebar luas di media sosial dan pihak pemadam kebakaran melakukan tindakan cepat setelah menerima laporan untuk melakukan pemadaman api yang membakar sebuah rumah warga di kota Baubau.
Ketika Dikonfirmasi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Baubau, Muhammad Massad, SE, M.Si mengatakan “Dalam kebakaran ini kami menurunkan, 8 Armada dengan 4 penembak, 4 pensuplai, kejadian tersebut membuat Damkar menuju lokasi pada pukul 12.49,WITA, jarak dari pemadam kebakaran ke tempat kejadian tidak sampai setengah kilo, jadi respon kami cepat dalam menangani kebakaran” ucapnya pada awak media. Di Lokasi Kejadian, setelah api berhasil dipadamkan.
Pihak Damkar, menyatakan kebakaran yang terjadi sudah cukup besar sehingga laporan masuk kepada pihak Damkar sedikit terlambat.
“Untuk personil Damkar yang diturunkan termasuk yang sedang off, sekitar 55 orang, untuk dan petugas Damkar yang aktif hari ini sekitar 36 orang ditambah yang sisanya yang sudah off tapi ikut dalam membantu mengatasi kebakaran ini” ujarnya.
Pihak Damkar mengungkapkan bahwa, air yang di kerahkan setiap mobilnya paling banyak 5 kubik, dan saat kejadian kami mengambil air dari areal terdekat, dan mengunakan air tawar.
“Harapan kepada masyarakat, dari pihak Damkar dimudahkan dengan parkiran pemadam kebakaran dan ruang gerak di mana masyarakat sangat memberikan ruang gerak kepada Damkar sehingga bisa melakukan dengan cepat tugas pemadaman di areal kebakaran” Ujarnya, Sabtu, 17/5/2025.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, awal kejadian terjadi ketika salah satu korban berada di dalam rumah dan tiba-tiba mencium aroma kebakaran dan ternyata ada api di samping rumahnya yang sudah menjalar, ke dinding rumah, dalam kebakaran ini rumah yang terbakar satu unit rumah namun di dalamnya terbagi 3 petak dengan isi di dalam rumahnya perabotan rumah tangga.
“Saat kejadian korban bersama istrinya hanya berdua tidak sempat untuk mengeluarkan barang di dalam rumah hanya cepat keluar dari dalam rumah saat kebakaran terjadi” ungkap Kapolsek Wolio, AKP. Muh. Rusli.
Menurutnya, akibat kebakaran tersebut belum di tahu penyebabnya, apakah konsetling listrik atau lainnya, masih dalam proses penyelidikan, dan untuk kerugian yang dialami belum bisa dipastikan secara keseluruhan.
“Harapannya bagi masyarakat, saat ini kondisi cuaca lagi panas sehingga apabila melakukan aktivitas memasak atau lainnya, untuk lebih berhati-hati sebelum meninggalkan rumah sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi” himbaunya. (Ismail)
Editor: Harry

