SPIONNEWS, BATAUGA – Di hari Koperasi Nasional yang diadakan di bulan Juli ini menjadi salah satu momentum penting bagi pemerintahan pusat, terkait dengan di launchingnya secara serentak di seluruh Indonesia 80.000 Koperasi Merah Putih di 80.000 desa kelurahan yang ada di seluruh Indonesia.
Dalam launching bersama Presiden Prabowo, yang dilakukan secara via daring di seluruh kabupaten kota di seluruh Indonesia termasuk di dalamnya Kabupaten Buton Selatan ikut melakukan launching bersama presiden Prabowo Subianto. Yang nantinya menjadi salah satu aspek pendorong ekonomi masyarakat yang merata di semua bidang yang ada di wilayah masing-masing.

Kegiatan ini diadakan di Gedung Lamaindo Kabupaten Buton Selatan, Senin, 21/7/2025, dihadiri oleh Bupati Buton Selatan Ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan Kapolres Buton, Kapolres Baubau dan seluruh kepala OPD beserta dengan seluruh Ketua Koperasi se Kabupaten Buton Selatan sebanyak 60 Koperasi desa dan 10 koperasi merah putih kelurahan.
Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Buton Selatan, La Mai Minu, S.Pd., MM mengatakan “setelah launching hari ini, kegiatan koperasi merah putih, pertanda Siap dimulai, artinya dengan peluncuran hari ini berarti resmi bahwa pemerintah menugaskan kepada pengurus dan pengawas untuk memulai aktivitas, sekalipun sebenarnya dari bulan Mei lalu, sejak pemilihan pengurus dan pengawas, mereka sudah bekerja sesuai tupoksinya masing-masing dan masyarakat sebagai anggota koperasi mereka juga sudah menggandeng-gandeng bahwa mereka telah mau berminat menjadi anggota koperasi koperasi merah putih dengan meluncurnya program tadi, sudah sangat jelas bahwa aktivitas Koperasi Merah Putih segera dimulai.” Ungkapnya.
Lebih jelas, La Mai Minu, Sekarang bagi teman-teman pengurus koperasi yaitu anggarannya, dengan keterbatasan dan saat ini, tadi melalui pidato bapak presiden bapak presiden Prabowo Subianto, beliau menegaskan bahwa akan ada kuncuran dana sekitar 1 miliar, nantinya satu miliar tersebut akan digunakan membangun tempat usaha, kemudian menyiapkan fasilitas-fasilitas dalam rangka menunjang kegiatan awal Koperasi Merah Putih.
“Untuk di Kabupaten Buton Selatan ada 60 Koperasi Merah Putih di desa dan 10 koperasi merah putih di kelurahan, semua sudah rangkum, akta notarisnya juga sudah ada, dan tadi sudah kami serahkan satu SK AHU koperasi Desa merah putih dan SK AHU koperasi kelurahan merah putih, dan jadi yang lainnya kami akan berikan dalam bentuk file, sehingga mereka tinggal print sendirinya” jelasnya.
Imbuhnya, Dalam akta notaris tersebut sudah dilengkapi bentuk koperasinya yaitu koperasi simpan pinjam dan usaha, dan sesuai dengan bidang usaha masing-masing desa, susunan pengurusnya dan susunan pengawasnya, dan bagaimana rat dalam koperasi tersebut, gimana tata cara pemilihan pengurus dan pengawas, pemberhentian pengurus dan pemberhentian pengawas, serta sanksi bagi yang meminjam apabila ada yang meminjam, tidak menepati jangka waktu angsuran peminjamannya, diberi sanksi seperti apa semuanya telah diatur dalam badan hukum tersebut.
“Untuk operasinya nanti ada beberapa macam, untuk di Kepulauan semisal ada banyak nelayan, bisa untuk menampung hasil-hasil laut, di samping menunjukkan kebutuhan dari masyarakat yang ada di situ, yaitu masyarakat yang menjadi anggotanya termasuk masyarakat umum” terangnya.
Kata Kadis, Karena Koperasi ini dibentuk untuk tujuan bersama, dan nantinya akan ada sistem pengawasan dari dinas terkait mengingat di Buton Selatan ini sebetulnya ada 80 koperasi , tapi yang masih aktif sampai akhir tahun 2024 kemarin hanya 32, dan kenapa yang lain tidak aktif kemungkinan karena berbagai faktor yaitu pengurus yang sudah tidak jelas, modalnya sudah habis dan lain sebagainya. (Ha).
Editor : Harry
