Musda Ke 2, MUI Buton Selatan Bisa Jadi Mitra Pemerintah Daerah

SPIONNEWS, BATAUGA – Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepada masyarakat terkait dengan bidang keagamaan Majelis ulama Indonesia melakukan musyawarah daerah kedua untuk tingkat kabupaten Buton Selatan.

Kegiatan ini menghadirkan semua tokoh agama yang ada di Kabupaten Buton Selatan mulai dari Ketua Muhammadiyah, ketua Hidayatullah, Ketua HMI Ketua Pemuda Muhammadiyah, Ketua Aisyiyah, Ketua Pemuda Ansor, dan lainya.Dalam musyawarah daerah kedua Majelis ulama Indonesia Kabupaten Buton Selatan menghadirkan perwakilan MUI Provinsi Sulawesi Tenggara, pihak Pemerintah Daerah Buton Selatan, Dan Kementrian Agama Buton Selatan.

Dalam sambutannya Perwakilan MUI Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. K.H. Mursyidin mengatakan “termasuk organisasi Islam yang ada di Buton Selatan ini, dengan kehadiran bapak ibu dan saudara sekalian dari ormas, membuat kehidupan keagamaan yang ada di Buton Selatan dan kehidupan kemasyarakatan , sehingga kalau ada masalah-masalah yang terjadi di kalangan masyarakat maka bisa Majelis ulama, sekaligus bisa mengeluarkan fatwa terhadap masalah-masalah yang berkembang di masyarakat” jelasnya.

“Sehingga dengan fatwa Majelis ulama itu bahwa maka persoalan tersebut bisa terselesai dan tugas pemerintah otomatis akan selesai”ucapnya.

Kata Ketua MUI Provinsi, Oleh karena itu Majelis ulama Indonesia adalah tidak boleh membuat jarak dengan pemerintah setempat, artinya bahwa Majelis ulama Indonesia bersama pemerintah merupakan mitra, dalam melakukan kegiatan-kegiatan pembangunan khususnya penguatan keagamaan kemasyarakatan.

“Oleh karena itu kami dari provinsi sangat mengharapkan , demi terbentuknya kepengurusan ini akan semakin terang antara Kementerian Agama dengan Majelis ulama Indonesia dan organisasi-organisasi Islam lainnya dan juga yang sangat penting dengan pemerintah daerah setempat”bebernya.

Lanjutnya, karena organisasi ini tidak boleh tidak didukung oleh pemerintah oleh sebab itu, Majelis ulama Indonesia agar bagaimana selalu berkomunikasi dengan baik dengan pemerintah daerah, karena peran yang ada adalah penganggaran atau operasional dari Majelis ulama Indonesia baik di tingkat pusat maupun di tingkat kabupaten adalah wajib didukung oleh pemerintah.

“Maka harapan kami dari provinsi dukungan dari pemerintah baik udah tinggal kusut maupun di tingkat daerah sangat diharapkan, agar dijadikan pemerintah sebagai mitra dalam melaksanakan sebuah program-program pemerintah dalam melaksanakan program-program yang dilakukan oleh Kementerian Agama”tegasnya.

Hal senada diungkapkan juga oleh Asisten 1 Zainal Menuturkan, mengawali pertemuan pada pagi hari ini, izinkan kami atas nama Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, mengucapkan selamat datang yang mewakili Majelis ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, semoga kehadiran beliau membawa manfaat besar dalam memperkuat koordinasi sinergi dan silaturahmi diantar kita semua.

“Terutama dalam memperkuat peran Majelis ulama Indonesia sebagai penjaga aqidah, pelayanan sebagai mitra pemerintah daerah”Imbuhnya.

Katanya, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, tentu menyambut baik dan mendukung sepenuhnya penyelenggaraan musyawarah daerah kedua Majelis ulama Indonesia Kabupaten Buton Selatan sebagai Majelis ulama Indonesia dalam memperkuat eksistensi sebagai sumber lembaga yang senantiasa melakukan pembinaan Penataran dan pembaharuan, terutama dalam Pembangunan umat.

“Serta mengantisipasi berbagai perkembangan yang semakin kompleks di tengah-tengah masyarakat” tuturnya.

Ujarnya, Majelis ulama Indonesia memiliki posisi penting di tengah masyarakat, ia menjadi pilar dalam memperkokoh ukhuwah islamiyah, menjaga kerukunan antar umat beragama sekaligus sumbangan kebersamaan yang harmonis di tengah-tengah masyarakat.

“Kita berharap dengan musyawarah daerah kedua Majelis ulama Indonesia Kabupaten Buton Selatan dapat melahirkan sinergitas, memperkuat kualitas pengurus, dan semakin mengkokohkan terlalu lama di tengah-tengah masyarakat” Harapnya. (Ha).

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *