Aleg Dapil 4 Diminta Lebih Peka, Tokoh Muda Waiheru: “Masa Tunggu Laporan”

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Pernyataan seorang anggota legislatif (Aleg) Kota Ambon dari Dapil 4 yang mengaku belum menerima laporan masyarakat terkait banjir di kawasan Cokro, Desa Waiheru, menuai respons hangat sekaligus satir dari warga.

Arjun Kone, salah satu tokoh pemuda Waiheru, menilai jawaban tersebut terdengar kurang relevan. “Seorang wakil rakyat kan seharusnya peka. Masa harus tunggu laporan baru bergerak? Apalagi jalur yang kena banjir ini, setiap hari dilewati beliau, bahkan jaraknya hanya ratusan meter dari rumahnya,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa masyarakat sempat geleng-geleng kepala mendengar pernyataan itu.

Menurut Arjun, Desa Waiheru punya segudang persoalan yang sudah lama membebani warganya: mulai dari status tanah yang tak jelas, air bersih yang langka, drainase yang tak terurus, hingga jalan rusak parah yang sudah memakan korban luka maupun kerusakan kendaraan. “Dan sekarang banjir. Jadi, keberadaan Aleg di dewan mestinya jadi penyambung lidah masyarakat, bukan sekadar menunggu suara laporan,” tegasnya.

Meski demikian, Arjun mengaku masyarakat tetap bersyukur karena kini ada keterwakilan dari Waiheru di kursi DPRD. Ia berharap sang Aleg bisa lebih aktif mengusulkan sekaligus mengawal kebutuhan warga, tanpa memandang besar-kecilnya suara yang didapat saat pileg lalu.
“Harapan kita sederhana: ibu dewan bisa bersinergi dengan pemerintah desa. Karena jujur saja, progres pembangunan dan pemberdayaan dari desa selama ini minim. Jadi warga benar-benar butuh wakil yang tanggap dan sigap,” tambah Arjun dengan nada diplomatis.

Warga Waiheru pun kini menanti, apakah sang Aleg akan menjawab keluhan ini dengan tindakan nyata. “Waiheru ini bukan sekadar dapil, tapi rumah. Jadi ya, jangan tunggu laporan dulu, bu. Kan tetes air hujan yang menggenang juga bisa jadi laporan alamiah paling jujur,” pungkas Arjun, disambut tawa ringan para pemuda yang hadir (win)

Editor : Redaksi SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *