‎Kader GMNI Sultra Tegak Lurus Dibawah Kepemimpinan DPP GMNI Risyad-Patra‎


‎SPIONNEWS, Kendari – Kader GMNI Sulawesi Tenggara yang juga Eks Ketua DPC GMNI Kendari Periode 2023-2025, Rasmin Jaya tegak lurus, komitmen dan konsisten dukung kepemimpinan Risyad Fahlefi sebagai Ketum DPP GMNI dan Patra Dewa sebagai Sekjen DPP GMNI periode 2025–2028.

‎Rasmin Jaya mengatakan bagaimana pun situasi dan dinamika organisasi kami tetap komitmen dan akan terus mengawal jalannya kepemimpinan Risyad Fahlefi dan Patra Dewa di DPP pada periode 2025-2028.

‎”Saya kira itu adalah angin segar bagi kader  untuk memantik kembali semangat dan perjuangan yang terkandung dalam nilai-nilai luhur ajaran Marhaenisme,” Tegasnya.

‎Dengan banyaknya program DPP membuat GMNI semakin naik kelas meskipun banyak dinamika. Tetapi itu adalah bagian dari ujian kedewasaan organisasi.

‎”Saya pikir itu sesuatu hal yang lumrah dalam organisasi yang menjadikan kader-kader nya semakin dewasa, matang, dan bisa menjadikan organisasi itu semakin tumbuh dan maju lagi ke depan,” Tegasnya.

‎Ia juga menegaskan, selalu siap mendukung penuh kepemimpinan nasional ini. Ia percaya, di bawah komando Bung Risyad dan Bung Patra, GMNI akan semakin solid, militan, dan relevan dalam menjawab tantangan zaman serta kader-kadernya mampu bersaing dalam ruang-ruang pengabdian apapun.

‎Ia membeberkan, terobosan GMNI, spirit kader naik kelas dan berdaya guna dalam segala sektor dan ruang pengabdian menjadi jalan baru untuk kader GMNI.

‎Dengan tagline Satyatama, bina diri, bina ilmu, bina bangsa menjadikan GMNI naik kelas bukan hanya narasi kosong, ia hadir atas panggilan dari semangat kader untuk terus mengabdi kepada Republik yang kita cintai ini.

‎”Tagline ini bukan hanya menjadi strategis, tetapi menjadi hidup dan bernyawa, yang lahir dari hati yang penuh harap tentang kebesaran GMNI ke depan dan masa depan kadernya,” Tegasnya.

‎Maka tidak heran, dalam waktu singkat, giat organisasi terkonsolidasi dengan baik, turun ke basis menghimpun harapan kader, mengucurkan berbagai program produktif, memudahkan kader bisa lebih berdaya, bersaing, dan terus mempunyai spirit Satyatama.

‎Dengan sikap optimis, tekad. Ia menilai program strategis nan krusial akan sangat berdampak bukan hanya pada kader tetapi pada elemen masyarakat.

‎Program prioritas dan strategis menyentuh relung hati kader misalnya bantuan pendidikan, di bidang hukum, UMKM, hingga berbagai program lainnya yang terasa sangat bermanfaat.

‎Ini adalah produktivitas dan kreativitas yang terus hidup secara terus menerus dan berkesinambungan.

‎”Kita bangga, di bekali banyak proses, pendidikan dan pengalaman yang tetap hidup dan menjadikan itu sebagai modal ke depan,” Tegasnya.

‎Meskipun, GMNI naik kelas, ia tak akan lupa khitah perjuangannya, akar kulturalnya, ia ada dan terus hidup di antara para nelayan, petani, yang membajak sawah, buruh yang memperjuangkan upahnya hingga kaum miskin kota lainnya yang berada di simpang kiri kanan.

‎Keberpihakan tetap berdiri kokoh dan tegas di atas kepentingan bersama yakni rakyat, marhaen. Kader GMNI harus terus berselancar di tengah pusaran dinamika, memantapkan kualitas intelektual, tajam dalam analisis fenomena serta berdampak dalam arus perubahan.

‎Tetapi yang pasti harus di topang dengan pengembangan diri, keterampilan, skil, dan terus maju ke depan.

‎Sebab tantangan akan semakin keras, dinamika terasa dinamis di ikuti perkembangan yang serba tak menentu.
‎Ideologi Marhaenisme, Pancasila, Nasionalisme harus tetap hidup dalam pikiran, jiwa dan hati dari kita semua sebagai pengikut ajaran bung Karno.

‎Kesetiaan itulah yang membuat kita tahan dalam kondisi apapun,  semakin teruji, dengan konsistensi, komitmen dengan terus berkarya, mencipta dan memimpin.

‎Sekali lagi semangat dan capaian tersebut bagian dari implementasi Satyatama GMNI, bina diri, bina ilmu, dan bina bangsa sebagai upaya nyata membangun kualitas personal kader, memperkuat kapasitas intelektual, serta menyiapkan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkontribusi bagi bangsa.

‎DPP GMNI terus berkomitmen menguatkan jejaring mitra strategis sebagai langkah sistematis dalam pengembangan sumber daya kader. Pendidikan dan peningkatan kapasitas menjadi fondasi penting agar GMNI mampu menjawab tantangan zaman dan melahirkan kader-kader unggul.

‎Inilah ikhtiar bersama untuk mewujudkan GMNI Naik Kelas, maju secara kualitas, kuat secara ideologi, dan berdampak bagi Indonesia menuju Indonesia Maju, Adil, dan Makmur. (**)

Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *