SPIONNEWS.ID, Baubau – Universitas Muslim Buton (UMU Buton) menggelar rapat koordinasi guna memperkuat tata kelola kelembagaan yang diikuti oleh pimpinan universitas, pimpinan lembaga, biro, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), serta seluruh program studi di Ballroom Al Munawarah UMU Buton, Kamis (05/03/2026).
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat struktural yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh unit kerja terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjalankan roda organisasi secara efektif dan berorientasi pada budaya mutu.
Dalam arahannya, Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton (YAPIK-Buton), Ibrahim Marsela menekankan pentingnya setiap lembaga di lingkungan universitas untuk saling memahami peran dan tanggung jawab dalam menjalankan organisasi.
Menurutnya, sinergi antar unit kerja menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik.
Ia juga mengingatkan bahwa universitas telah memiliki sejumlah dokumen perencanaan strategis, seperti Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra), yang menjadi acuan utama dalam pelaksanaan berbagai program kerja institusi.
“Dokumen perencanaan tersebut harus terus diperbarui dan disesuaikan dengan dinamika perkembangan perguruan tinggi, termasuk regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UMU Buton, La Ode Rasmin menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh unit kerja, baik lembaga, biro, UPPS, maupun program studi dapat memahami serta menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antar unit kerja menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan organisasi yang efektif sekaligus menciptakan budaya mutu yang kuat di lingkungan universitas.
“Koordinasi yang solid akan memperkuat kinerja organisasi serta mendorong terciptanya tata kelola institusi yang profesional,” katanya.
Rapat koordinasi tersebut juga diisi dengan pemaparan mengenai tata kelola kelembagaan oleh Wakil Rektor Bidang Aset, ICT, dan Sumber Daya, Afudin La Arua.
Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai aspek pengelolaan organisasi, penguatan sistem administrasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung efektivitas kerja institusi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta rapat. Dalam sesi ini, para peserta menyampaikan berbagai masukan dan pandangan guna memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan tata kelola universitas yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada mutu.
Melalui rapat koordinasi ini, UMU Buton menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antar unit kerja sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola institusi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

