SPIONNEWS, Batauga – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan melalui dinas ketahanan pangan kabupaten Buton Selatan menyelenggarakan seminar awal penyusunan rencana aksi daerah pangan dan Gizi Kabupaten Buton Selatan, 2026 – 2031, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Buton Selatan dan dihadiri beberapa dinas terkait termasuk di dalamnya Camat se Kabupaten Buton Selatan juga turut hadir kader tim penggerak PKK bersama dengan pengurus Dharma Wanita Kabupaten Buton Selatan.
Dalam kegiatan tersebut nantinya menjadi salah satu acuan untuk bisa menata dan merencanakan berbagai aktivitas dan tata kelola Sehingga nantinya kondisi pangan yang ada di Kabupaten Buton Selatan bisa menjadi lebih baik dan terkendali.
Pada sambutannya sebelum membuka acara seminar awal ketahanan pangan kabupaten Buton Selatan Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, menjelaskan, penyusunan rencana aksi daerah pangan dan gizi merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam menjabarkan kebijakan strategis menjadi tindakan yang terukur.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi sinkronisasi dan Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha, akademisi dan masyarakatnya” imbuhnya.
Melalui penyusunan rak ini, saya menekankan beberapa hal, yang pertama adalah integritas kebijakan rencana aksi yang disusun harus terintegrasi dengan perencanaan daerah rpjmd dan rkpj, ada sinkron data.
Ucap Adios, Sang kedua aksi langsung di mana rencana ini bukan sekedar dokumen administrasi, melainkan panduan operasional yang harus dilaksanakan dengan semangat kerja keras dan kerja cerdas.
Ungkapnya, Yang ketiga adalah target yang terukur, pastikan setiap indikator dalam rencana aksi daerah ini dapat tercapai memiliki komitmen pendanaan dan berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat.
“Saya berterima kasih atas kontribusi tenaga dan pikiran yang diberikan oleh seluruh pihak yang terlibat, semoga seminar awal rencana aksi daerah paman dan gizi menghasilkan rekomendasi dan kebijakan yang rapi dan fungsioner” Imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama pada sambutannya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton Selatan LM Idris Menjelaskan, Buton Selatan memiliki areal yang sangat luas dan bila dikelola dengan baik maka Kabupaten Buton Selatan tidak akan mengalami dampak dari inflasi, Stunting, dan kita ketahui bersama bahwa rencana aksi daerah ini, sebagai dinas ketahanan pangan untuk merencanakan upaya dan aspek yang bisa meningkatkan ketahanan pangan yang di daerah Kabupaten Buton Selatan.
“Sehingga dengan hadirnya seluruh elemen yang saat ini Hadir Dalam Seminar awal sehingga para camat dan desa sebagai ujung koordinasi Sentral kepada masyarakat”tuturnya.
Kata Kadis, berbagai saran dan usulan nantinya bisa menjadi salah satu acuan oleh pemerintah daerah untuk menetapkan rencana pengembangan penetapan ketahanan pangan yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah di tahun 2026 hingga 2031.
“Dari Seminar ini kami membutuhkan data dari berbagai instansi terkait baik dari tim ahli maupun dari dinas dan kiranya nantinya dapat difasilitasi sehingga hasil dari analisis dari tim ahli nantinya bisa menghasilkan dokumen yang benar-benar tuntas dan bisa dipertanggungjawabkan sampai kapanpun” jelas Idris. (**)
Editor : Harry

