
SPIONNEWS, SAMPOLAWA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan Hj. Siti Norma Adios melakukan kunjungan langsung (blusukan) ke wilayah Kecamatan Sampolawa, tepatnya di Desa Bahari 1, Desa Bahari 2 dan Desa Bahari 3. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau secara langsung perkembangan penanganan stunting sekaligus berinteraksi dengan masyarakat dan para pengelola pelayanan kesehatan dasar.
Turut hadir mendampingi Bupati Buton Selatan, Kadis Pemdes, Camat SAMPOLAWA, Dan Para Kades dalam kunjungan tersebut adalah Tim Posyandu Kecamatan, Kader Posyandu Desa, serta jajaran pengurus TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa setempat.
Dalam arahannya, Hj. Siti Norma Adios menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah hadir serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan yang diterima dari pihak Provinsi.
“Kegiatan kunjungan ini sekaligus untuk melihat sejauh mana perkembangan penanganan stunting di Kecamatan Sampolawa, khususnya di Desa Bahari 1, Bahari 2 dan Bahari 3. Hal ini kami lakukan menyusul hasil kunjungan ke provinsi, di mana kami mendapatkan arahan untuk lebih menggenjot upaya mengatasi stunting di Buton Selatan, mengingat data yang diterima menunjukkan angka stunting tahun ini belum menurun, melainkan justru mengalami kenaikan,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Hj. Siti Norma Adios, pihaknya berinisiatif bersama Kelompok Kerja (Pokja) 4 TP PKK untuk turun langsung ke lapangan guna mencari tahu kendala apa yang sebenarnya dihadapi sehingga penurunan angka stunting belum berjalan sesuai harapan.
“Kami ingin bertemu langsung dengan sasaran. Memang banyak faktor yang memengaruhi hal ini, dan nantinya hal tersebut akan diperdalam serta dilengkapi data secara rinci oleh tim Posyandu yang berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Buton Selatan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Hj. Siti Norma Adios juga menyempatkan diri berjumpa langsung dengan anak-anak yang mengalami stunting. Ia memohon kepada para orang tua untuk rajin membawa anak-anaknya ke Posyandu agar kondisi kesehatan dapat terpantau dan ditangani dengan baik serta benar.
“Segala keluhan yang dirasakan orang tua yang anaknya mengalami stunting harus menjadi perhatian serius baik bagi Pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah. Mari kita bergerak bersama, mulai dari keluarga, desa hingga kabupaten, agar angka stunting segera turun dan anak-anak kita bisa tumbuh sehat, cerdas dan berkualitas,” pungkasnya. 1/8/2026.Di Kecamatan Sampolawa. (Ha)
Editor : Harry

