SPIONNEWS, BAUBAU – Kota Baubau menjadi salah satu tempat untuk membuka kembali kegiatan 7 tahunan bagi warga Cia-cia Laporo untuk meningkatkan silaturahmi antara masyarakat Cia-cia Laporo yang ada di kampung dan yang ada di perantauan.
Kegiatan tersebut diisi dengan acara adat dan beberapa perlombaan olahraga untuk mempererat silaturahmi antara yang ada di Kota Baubau, khususnya Warga Sorawolio dengan para perantau di seluruh Indonesia.
Saat ditemui salah satu kontingen yang ikut dalam Reuni Akbar ini, menurut Ketua Kontingen Kota Sorong, Ardan, S.Pd, mengatakan; “Kami dari Karya Baru, cia-cia , Laporo, bahkan kali ini di momen reuni Akbar Nusantara ke-5, kami masyarakat Laporo Nusantara, berkumpul di Kota Baubau dalam agenda merayakan reuni setiap 7 tahun sekali,” tuturnya, Kamis, 24/08/2023 di Lapangan, Bugi. Kec. Sorawolio.
Tambahnya, selain itu, ada juga acara mata’a, sunatan massal, dan masih banyak lagi kegiatan lain, untuk memeriahkan acara tersebut, akan diadakan juga kegiatan lomba, untuk meluapkan rasa rindu kepada kampung halaman yang sudah ada di angan-angan.
“Selain itu selama beberapa hari di sini kami juga melakukan silaturahmi kepada sanak saudara keluarga yang ada di Pulau Buton, di mana yang cukup lama kami merantau kami nantikan momen-momen seperti ini,” imbuhnya.
Katanya juga, kami sangat terharu, walaupun kami di perantauan kami tidak lupa asal usul kami yaitu cia cia laporo, yang ada di Kota Baubau. Yang paling fundamental bagi kami, kami bisa melestarikan budaya yang ada pada kami, untuk talang yang ada hari ini tidak bisa dipastikan karena yang hadir cukup banyak dari seluruh Indonesia,” kata ketua dari Kontingen Kota Sorong.
Menurutnya, pihaknya hadir untuk membuat yang terbaik untuk kampungnya. “Semoga momen-momen seperti ini tetapi terbangun, tetap terjalin dan tetap dilaksanakan, kalau 7 tahun terlalu lama kalau bisa sih 5 tahun, agar kangen kami bisa berkumpul kembali,” harapnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan; “Bagi kami di perantauan juga ada aktivitas tersebut, subangsih kami perantau bagi negeri ini yaitu dalam acara adat seperti ini dan kami sumbangkan juga untuk masjid-masjid yang ada di kampung ini” hanturnya pada wartawan SPIONNEWS.
Sementara itu, Ketua Panitia, Muhammad Basir mengatakan; “Acara ini dilakukan dari jam 06.00 pagi, kemudian sampai jam 10.00 proses persiapan talang atau acara adat, sampai jam 12.00 setelah itu break untuk salat Dhuhur, nanti jam 01.00 baru kembali dilaksanakan untuk pembukaan acara reuni Akbar ini,” tuturnya.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Baubau, pesan Bapak Wali Kota; diharapkan warga Karya Baru Cia-cia, Laporo tetap bersatu bersinergi bekerja sama dengan pemerintah kemudian menjaga kestabilitas keamanan. “Untuk talang yang tersedia sekitar 400 lebih talang sudah termasuk dengan warga cia-cia yang dari perantauan,” terangnya.
Liputan: Ismail
Editor: Rusly, S.Mn.

