Sahabat Singkat Di Atas Kapal KM Sirimau Dalam Pelayaran Bersama Penumpang

SPIONNEWS, KM Sirimau – Pengalaman naik Kapal Penumpang mendapatkan banyak teman baru, dari beberapa penumpang yang ditemui wartawan spionnews.id, mereka sangat suka berteman ketika bertemu di atas Kapal Pelni. Sebagaimana yang diutarakan oleh bebeberapa orang penumpang KM Sirimau kepada wartawan spionnews.id, Laode Ismail Marzuki, S.Pd.

Ketika ditemui Ocha penumpang asal NTT mengatakan; “Ketika Tuhan menghendaki untuk pertemuan yang istimewa ini, pertemuan yang singkat namun memberi warna tersendiri bagi saya, saya bisa mengalami setiap pribadi menyelami setiap perasaan dan menemukan bahwa Tuhan itu begitu baik dalam setiap perjalanan hidup bersama, di dalam kapal saya merasa kalaupun kami punya profesi yang berbeda tapi saya merasa bahwa kami saling menguatkan satu sama lain,” tuturnya.

Katanya, saling mendengarkan satu sama lain dan itu bagi dirinya adalah arti seorang sahabat baginya karena sahabat, masing-masing itu adalah panggilan Tuhan. “Jadi saya memberi ruang, baik bagi diri saya maupun bagi teman-teman saya yang biasanya merasa adalah pertemuan kami itu, dan kemanapun kmi pergi akan tetap bersama,” imbuhnya.

Hal senada diucap oleh Penumpang Kapal dari Kupang, Aci mengatakan; “Apa saja kapal itu akan berjalan mulai dari naik dari Kupang sampai dengan Pelabuhan Laratuka, Maumere, Baubau, Wanci, dan baru sampai ke Ambon, pertemuan di atas kapal sungguh sangat menyenangkan namun setiap pertemuan pasti ada perpisahan,” tegasnya.

Lanjutnya, ia walaupun sudah bersama-sama di atas kapal namun sahabat tetaplah sahabat pertemuan antara satu dengan yang lain ketika dirinya atau pun punumpang yang lain duluan turun dari atas kapal, maka mereka harus bisa sama-sama mengikhlaskan apa yang sudah mereka lakukan bersama di atas kapal dan tinggal foto bersama sebagai kenang-kenangan ketika waktu ada dan kesempatan pun ada kemungkinan bisa dipertemukan kembali di lain kesempatan.

Minggu, 17/9/2023. Penumpang asal Wanci Nurlaila Nunsha mengatakan; “Kebetulan ini keadaan saya sekarang di kapal Pelni dan mengenai suka duka di kapal Pelni entah menemukan siapa bertemu dengan siapa kebetulan sekitar jam 9 pagi tadi, saya bertemu dengan seorang perempuan namanya Rita, awal kita tidak menyapa, namun senyuman hangatnya itu, dan di situ pun kami berkenalan,” terangnya.

Katanya, saat bertemu dengan dia mereka pun saling berdiskusi dan bertukar pikiran, sampai mereka saling mengetahui profesi mereka masing-masing dan mereka pun saling bercerita, memang benar skenario Tuhan yang ada di dunia itu adalah yang paling terbaik dan yang paling terindah adalah yang sudah diatur oleh Allah Subhanahu Wa ta’ala.

“Saya sangat bersyukur ketika bertemu dengan Rita walaupun keadaannya mungkin singkat tapi saya bersyukur saya telah dipertemukan dan berdiskusi dengan dia, bertukar pikiran dan dia orangnya sangat antusias dan saya sangat bersyukur,” ucapnya.

Lanjut katanya, dukanya naik Kapal Pelni adalah perpisahan dirinya dengan penumpang lainnya, kebetulan tujuannya ke Kota Ambon, mereka pergi dengan arahnya masing-masing.

Liputan: Ismail

Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *