FKPPM Mengecam Propaganda Yang Mencoreng Nama Baik Wabup SBT

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa (FKPPM) Kepulauan Watubela mengecam propaganda yang mencoreng nama baik Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, Muhammad Miftah Thoha R. Wattimena. Tindakan tersebut dinilai sebagai upaya penyebaran informasi yang tidak benar dan tidak berdasar.

Hal ini disampaikan Ketua bidang pengembangan pendidikan FKPPM kepulauan watubela Ajmain Basir Rumlus saat diwawancarai di Aula Kampus Unpatti Ambon rabu, (09/04/2024)

Rumlus menegaskan, kecaman ini berawal dari pelaksanaan gelaran malam perpisahan bertajuk “Make it a Night to Remember Forever” yang diadakan pada Minggu, 6 April 2025. Acara yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan SBT tersebut dihadiri oleh ratusan siswa SMA, SMK, dan MA angkatan 2025 acara yang diakhiri dengan party ini mendapat sorotan negatif, terutama terhadap Wakil Bupati SBT, anggota DPR, serta sejumlah pejabat lainnya yang turut hadir pada acara pembukaan.

Baca Juga : Reses DPRD Rudy Wajo Serap Aspirasi Tegaskan Komitmen Pembangunan Daerah

Ketua bidang pengembangan pendidikan FKPPM Kepulauan Watubela, mengungkapkan bahwa party yang diadakan dalam rangka acara perpisahan sekolah tersebut tidak ada kaitannya dengan Wakil Bupati.

“Narasi yang beredar dan menyeret nama Wakil Bupati SBT tanpa adanya bukti atau landasan yang jelas hanya membangun persepsi negatif yang tidak berdasar,” tuturnya

Lebih lanjut Rumlus menambahkan, dalam berbagai hal yang disampaikan oleh Wakil Bupati SBT pada acara tersebut, tidak ada indikasi atau pernyataan yang mendukung adanya kegiatan yang mencurigakan.

“Hal tersebut adalah murni upaya untuk merayakan momen penting bagi para siswa tanpa melibatkan pihak manapun dan jangan melakukan penyebaran informasi yang keliru kepada publik,” tegasnya.

Lebih jauh FKPPM berharap agar masyarakat tetap kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang tidak jelas kebenarannya dan isu propaganda yang menyesatkan, tutupnya.(***)

Editor : Erwin Banea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *