SPIONNEWS, Batauga – Program kesehatan yang dikencangkan dalam Asta cita presiden Prabowo bersama wakil presiden memberikan peluang kepada masyarakat untuk bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis tanpa harus membayar sedikit.
Kabupaten Buton Selatan menjadi salah satu daerah yang menjalankan program nasional tersebut sejak program ini diluncurkan pada bulan 2 lalu Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan telah melakukan launching bersama dan sampai hari ini masih tetap berjalan.
Ketika ditemui di ruang kerjanya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan, Laode Rusli, SKM, M. Si, mengungkapkan “kita di Kabupaten Buton Selatan untuk program pemeriksaan kesehatan gratis ini , kemarin di bulan 2 tahun ini telah di launching oleh pemerintah sebelumnya, namun hal ini belum begitu menggaung di masyarakat, Oleh sebab itu program pemeriksaan gratis ini sedikit tersendat-sendat” ungkapnya, Senin, 14/4/2025, pada awak media.Ia menambahkan, dan setelah dilantik kemarin Insya Allah, saya melakukan koordinasi dan melihat kondisi terlebih dahulu, karena ini merupakan program nasional Asta cita presiden Prabowo, mau tidak mau program ini harus kita sukseskan dan program ini juga termasuk dalam program 100 hari dari Bupati H. Muhammad Adios, dan Wakil Bupati La Ode Risawal.”Agar program ini tetap berjalan dan bergaul di masyarakat, Saat memasuki bulan suci Ramadan, dan kebetulan kegiatan ini bersinergi dengan program safari Ramadan, yang efektifkan agar pelaksanaan program kesehatan gratis ini agar masyarakat bisa tahu, sehingga masyarakat juga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis” tuturnya.
Jela Rusli, Baik dilakukan di Puskesmas, Puskud, pemdes, polindes, baik di posyandu maupun di sekolah-sekolah, karena program kesehatan gratis ini wajib dilayani, mulai dari ibu hamil sampai dengan para lanjut Usia.
“Yang pertama saya tekankan pada saat safari ramadhan itu, intinya untuk memperkenalkan program pemeriksaan gratis ini, dan alhamdulillah Kami coba melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat di dalam melakukan safari Ramadan kemarin” Tuturnya.
Kata Rusli, Untuk membuat program PKG ini bisa berjalan dengan baik, bisa melakukan tim kerja, mulai dari tim di Dinas Kesehatan, yang di ketuai oleh Kabid P2, dan bersinergi dengan teman-teman Kabid yang lain, kami pun melakukan tim di tingkat Puskesmas dan desa agar masing-masing tim kerja bisa mengetahui apa saja yang harus dilakukan sehingga program ini bisa berjalan dengan baik.
“Setelah terbangunnya tim kami melakukan persiapan terkait dengan semua fasilitas mulai dari obat-obatan alat kesehatan dan dokternya, agar ketika program ini berjalan Sesuai dengan jadwal dan target yang diharapkan” Ujar Kadis Kesehatan.
Jelasnya, Dalam kegiatan tersebut kami memeriksa semua peralatan Kesehatan baik yang ada di Puskesmas maupun di puskut, ketika kita sudah melihat semua fasilitas, sarana dan prasarananya maka kami juga melihat tim medisnya terutama dokter yang akan melakukan pemeriksaan gratis tersebut.
“Di mana dengan program safari Ramadan tersebut Alhamdulillah masyarakat dapat mengetahui adanya program kesehatan gratis ini dan hal ini dapat, Kami lihat dari data yang aplikasi Indonesia sehat, yang pada awalnya kami dalam rangking untuk sutra masuk dalam 16 besar dari 17 Kabupaten /kota yang ada di Sulawesi Tenggara, dan alhamdulillah setelah berjalan sampai hari ini kami masuk dalam 4 besar yang ada di Sulawesi Tenggara”terangnya.
Hal Senada juga diungkapkan oleh Ketua Tim Kerja Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kabupaten Buton Selatan, Laode muslihin mahmud, SKM. Kabid Pencegan dan pengendalian pnyakit mengatakan ” Untuk program PKG ini sudah hampir mencapai 3000 pasien, yang sudah tercatat dalam aplikasi sehat Indonesia ku, dan hari ini kami sudah melayani lebih dari 150 orang, yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis” ungkapnya.
Lebih jauh, untuk program tersebut, masyarakat bisa melakukannya di Puskesmas dengan syarat membawa KTP dan sedang berulang tahun saat itu, selain itu pasien yang memiliki HP Android, dapat mendownload terlebih dahulu aplikasi ASI, dan bagi yang tidak bisa atau yang belum punya aplikasi tersebut, datang saja ke Puskesmas, nanti di sana ada tim pendaftaran yang akan membantu masyarakat untuk melakukan pendaftaran dan siap mendapatkan pelayanan program kesehatan gratis.
Ia juga menegaskan, ke depannya untuk lebih tersosialisasinya program ini, kami akan meminta kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Buton Selatan termasuk PPPK dan non ASN untuk bisa melakukan pemeriksaan gratis. ( Ha).
Editor: Harry.

