DPRD Buton Selatan Reses, Kecamatan Batauga, Desa Poogalampa Butuh Perhatian Pemda

SPIONNEWS.ID, Batauga – DPRD Kabupaten Buton Selatan melakukan Reses bagi Anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan Masa Sidang ke – 3, dari Juni hingga September 2025. Salah satu Anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan, La Ode Asmin, S.Sos, terpantau oleh wartawan media ini yang telah melakukan reses untuk melihat lebih dekat kebutuhan masyarakat yang ada di Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pada pertemuan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan didampingi oleh Kepala Desa Poogalampa, Babinkamtibmas, Bhabinsa, BPD Desa dan beberapa staf dewan. Pada reses tersebut, dihadiri oleh puluhan warga Desa Poogalampa. Pada proses tersebut beberapa masyarakat mengajukan usulan mereka terkait pengembangan desa yang ada di wilayahnya.

Dalam rapat tersebut ada warga yang mengusulkan, adanya lampu jalan yang tidak ada di Desa Poogalampa, hal ini diusulkan oleh masyarakat karena setiap bulan ada iuran listrik atau membayar token listrik yang di mana dalam pembayaran tersebut terdapat potongan untuk fasilitas umum berupa lampu jalan.

Reses Anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan, La Ode Asmin, S.Sos, Di Desa Poogalampa (ist)

“Oh saya kira dengan adanya reses ini masyarakat yang ada di Desa Poogalampa bisa meminta anggota dewan untuk berbicara dengan pihak pemerintah mengusulkan adanya lampu jalan,” ujarnya.

Adapun usulan dari Warga Des Poogalampa, Mas Jawi, menuturkan bahwa; “Sudah beberapa puluh tahun ini, setelah terpisah dengan Kabupaten Buton, saya melihat Desa Poogalampa tidak pernah disentuh bangunan oleh pihak pemerintah daerah, jalan lingkungan sampai saat ini belum ada yang diaspal,” ungkapnya.

Menurutnya; “Padahal jalan di dalam kampung ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk pemukiman kedepan nantinya,” imbuhnya.

Dirinya pun bertanya, bagaimana untuk bisa mendapatkan Program UMKM, apakah harus di Dinas Perdagangan atau di Dinas Perindustrian, karena selama ini tidak berjalan. Karena teman-teman UMKM berjalan sendiri. “Sendirinya berharap UMKM diperbaiki dan jalan juga diperbaiki kalau bisa diaspal,” harapannya.

Ada juga permintaan dari warga setempat, adanya usulan etalase jualan atau gerobak jual atau stand untuk menjual, dikatakan bahwa Desa Poogalampa mendapatkan 30 etalase, namun sampai saat ini satupun tidak pernah diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat setempat.

Adapun beberapa masyarakat lainnya mau minta usulan untuk adanya, pelatihan atau penyuluhan terkait dengan penyakit pisang yang banyak di wilayah Desa Poogalampa.

Karena beberapa kali pisang di desa ini sering mati dan belum ada keterlibatan pemerintah daerah untuk membantu memberikan solusi. Sedangkan beberapa warga lainnya meminta agar jalan yang ada di Desa Poogalampa atau dalam kampung mulai diperbaiki dan kalau bisa diaspal serta pembuatan drainase karena ada beberapa wilayah yang sering tergenang air.

Di saat yang sama Anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan, La Ode Asmin, S..Sos, mengatakan; “Semua usulan dari masyarakat Desa Poogalampa, di mana terkait dengan lampu jalan saya juga sudah melihat dari Lawela sampai di Sampolawa, untuk Desa Poogalampa memang membutuhkan lampu jalan apalagi salah satu tikungan yang ada di jembatan Belanda, dan saya sudah mempertanyakan kepada Dinas Perhubungan, beliau berkata akan menyuruh salah satu anggotanya memeriksa hal tersebut. Namun saya mengatakan tidak perlu diperiksa, karena saya sudah mengecek sendiri di lapangan, saat siang hari saja, terlihat gelap, apa lagi pada malam hari,” ucapnya, Rabu (18/6/2025)..

Kata Asmin, semua usulan yang telah disampaikan oleh warga Desa Poogalampa akan didorongnya ke pimpinan untuk dipertimbangkan dan diusulkan kepada pihak pemerintah daerah, diantaranya, kebutuhan yang menunjang kegiatan nelayan dan petani, pertukangan, drainase, etalase jualan UMKM, dan aspal Jalan dalam Kampung.

“Reses ini dapat dilakukan satu tahun tiga kali dengan melihat kondisi keadaan masyarakat dan apa saja yang paling dibutuhkan masyarakat di daerah wilayah masing-masing, baik pada tingkat kecamatan maupun pada tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya. (Ha)

Editor : Harry & Sdr. RAL.

Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1446 H / 2023 M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *