Urgensi Penyelenggaraan Konferensi Luar Biasa HMI Cabang Ambon

Oleh : Handy Tuheitu

SPIONNEWS.ID MALUKU – Tindakan penyelamatan organisasi dan pembiayaran dinamika internal yang kian hari semakin kronis. Di tengah hiruk-pikuk konflik internal, tarik-menarik kepentingan, dan stagnasi kepengurusan yang tak kunjung menemukan titik terang, Konnfresn Luar Biasa (KLB) menjadi salah satu mekanisme konstitusional yang paling rasional sebagai jalan keluar untuk membuka ruang rekonsolidasi.

KLB bukan sekadar agenda formalitas organisasi, melainkan menjadi instrumen strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah gerak organisasi. Di dalam forum tersebut, seluruh elemen kader diberikan ruang untuk melakukan refleksi kritis sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga marwah organisasi.

Dalam konteks HMI Cabang Ambon hari ini, forum KLB berfungsi sebagai sarana pemulihan kepercayaan kader terhadap institusi HMI itu sendiri yang selama ini mulai luntur akibat konflik internal yang berkepanjangan.

jika KLB tidak segera digelar, maka potensi keterpecahan internal akan semakin membesar dan produktivitas kader dalam menjalankan fungsi gerakan akan semakin menurun.

Akibatnya, orientasi perjuangan HMI yang seharusnya berpusat pada pengembangan kader dan pengabdian umat-bangsa justru terseret dalam perdebatan internal yang tidak produktif. Kondisi ini tentu bertolak belakang dengan tujuan utama HMI sebagaimana termaktub di dalam Konstitusi HMI.

Oleh karena itu, KLB menjadi jalan darurat (emergency exit) untuk mengakhiri kebuntuan sekaligus merumuskan kembali agenda perubahan yang lebih progresif.

KLB harus dibaca sebagai wujud tanggung jawab kolektif seluruh kader terhadap keberlangsungan HMI Cabang Ambon.

Di dalam forum tersebut seluruh unsur kader dapat duduk secara setara, menjernihkan persoalan secara terbuka, menyusun arah baru gerakan yang lebih kontekstual, serta membangun kembali rasa percaya dan soliditas internal organisasi.

Lebih penting dari itu, HMI Cabang Ambon dituntut untuk segera bangkit dan mengambil peran strategis di tengah berbagai persoalan sosial, ekonomi, politik dan ekologis yang dihadapi masyarakat hari ini.

Tidak ada alasan untuk terus terjebak dalam konflik internal yang menguras energi. HMI harus kembali hadir sebagai kekuatan moral sekaligus kekuatan intelektual yang mampu menawarkan gagasan-gagasan solutif bagi umat dan bangsa.

Melalui wadah KLB, seluruh potensi dan energi kader diharapkan dapat disatukan dan diarahkan secara produktif pada agenda pengembangan kader, pemberdayaan masyarakat, serta pembelaan terhadap kepentingan publik.

Dengan demikian, penyelenggaraan KLB bukan sekadar pilihan organisatoris, tetapi telah menjadi kebutuhan mendesak demi menyelamatkan masa depan HMI Cabang Ambon.

Momentum ini harus digunakan sebaik mungkin sebagai panggilan untuk memperkuat konsolidasi, meneguhkan kembali komitmen ke-HMI-an, dan memastikan HMI tetap berada pada jalur perjuangan sebagaimana cita-cita para pendirinya.

Penulis adalah : Ketua Komisariat Pertanian HMI cabang Ambon Universitas Darusalam

Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *