H. Muhammad Adios, Pelayaran Zuhud Untuk Indonesia di STQH NASIONAL KE XXVIII

SPIONNEWS, Kendari – Dalam rangka rangkaian acara karnaval dari STQH NASIONAL di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, ikut hadir Bupati Buton Selatan bersama seluruh OPD yang ada di wilayah lingkup pemerintahan Kabupaten Buton Selatan ikut hadir dan mengambil tema spiritual yaitu perjalanan Pelayaran Zuhud

Dalam acara tersebut, Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, dan Pj. Sekda La Ode Harwanto Hadiri Carnival STQH Nasional XXVIII di Kendari: Semangat Pelayaran Zuhud dari Buton Selatan, yang juga Ketua Rombongan Buton Selatan, hadir menyemarakkan acara dengan penuh kebanggaan dan semangat kebersamaan. Keduanya memberikan dukungan langsung sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebudayaan melalui tema “Pelayaran Zuhud, Buton Selatan untuk Indonesia.”

Ketika di temui Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios menyampaikan bahwa kehadiran Buton Selatan dalam ajang ini bukan sekadar untuk mengikuti kompetisi, melainkan sebagai momentum meneguhkan warisan sejarah dan budaya Islam yang telah membentuk identitas daerah.

Ia menegaskan, “Pelayaran Zuhud adalah simbol perjalanan spiritual dan pengabdian tanpa batas, yang mencerminkan nilai keikhlasan dan kesederhanaan tokoh-tokoh ulama dan pejuang di daerah kita.

”peran besar tokoh-tokoh daerah yang menjadi ikon sejarah dan keagamaan, seperti Syekh Abdul Wahid, Hatibi Bula, La Ode Pasombala Jaya, dan Syekh Muhamad Kamaludin, yang telah memancarkan nilai-nilai kedamaian, keberagaman, keberanian, dan kedalaman spiritual” ujar Adios. Sabtu, 11/10/2025.

Sementara itu, Pj. Sekda La Ode Harwanto menambahkan bahwa kehadiran Buton Selatan di ajang nasional ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas budaya dan keislaman, sekaligus sebagai wujud nyata pelestarian tradisi yang menjunjung tinggi nilai Zuhud dan toleransi.

Ia berharap, semangat ini bisa menginspirasi generasi muda dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur keagamaan serta budaya yang menjadi kekayaan bangsa.Acara Carnival STQH XXVIII ini menjadi ajang kebanggaan bagi Buton Selatan, memperlihatkan komitmen daerah dalam mendukung pembangunan karakter berbasis keimanan dan budaya.

“Melalui kehadiran para tokoh dan pemerintah daerah, semangat “Pelayaran Zuhud” akan terus ditanamkan sebagai landasan kehidupan yang penuh makna dan keberkahan” Kata Pj. Sekda.

kata Bupati H. Muhammad Adios, peran besar tokoh-tokoh daerah yang menjadi ikon sejarah dan keagamaan, seperti Syekh Abdul Wahid, Hatibi Bula, La Ode Pasombala Jaya, dan Syekh Muhamad Kamaludin, yang telah memancarkan nilai-nilai kedamaian, keberagaman, keberanian, dan kedalaman spiritual.

Sementara itu, Sekda La Ode Harwanto menambahkan bahwa kehadiran Buton Selatan di ajang nasional ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas budaya dan keislaman, sekaligus sebagai wujud nyata pelestarian tradisi yang menjunjung tinggi nilai Zuhud dan toleransi.

Ia berharap, semangat ini bisa menginspirasi generasi muda dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur keagamaan serta budaya yang menjadi kekayaan bangsa.

Bupati Muhammad Adios dan Pj. Sekda La Ode Harwanto secara bersama-sama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedamaian, sekaligus mengawal nilai keislaman dan budaya lokal sebagai kekayaan bangsa Indonesia. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *