Dinas Kesehatan Akan Evaluasi Kinerja Puskesmas Bahari

” Dana JKN Alokasi Anggaran 60% Untuk Honor Dokter, perawat dll, dan 40% Untuk Membeli Obat”

SPIONNEWS, Batauga – Terkait dengan adanya keluhan pembayaran JKN yang menjadi salah satu aspek adalah perubahan Puskesmas.

Saat dikonfirmasi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Buton Selatan, dr. Ahmad Aan menjelaskan, terkait hal yang menjadi Puskesmas Bahari, berdasarkan data Dinas Kesehatan, Dana yang diberikan kepada Puskesmas diberikan secara gelondongan, nanti Puskesmas yang akan melihat apa saja yang perlu di lakukan agar fasilitas kesehatan di tempat tersebut bisa lebih baik.

“Kami dari Dinas Kesehatan akan melakukan evaluasi untuk bisa melihat hasil kinerja setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Buton Selatan, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih transparan agar berbagai kegiatan Puskesmas dapat di lihat lansung oleh masyarakat. ” tegasnya, Rabu, 14/1/2026. Melalui via WA.

Ketika dikonfirmasi Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Buton Selatan, La Ode Muslimin Mahmud mengatakan berdasarkan Pembayaran Di Perpus. No. 15 Tahun 2023. Menjelaskan, Pembayaran JKN ke Puskesmas tidak langsung dibayar peserta; BPJS Kesehatan membayar Puskesmas (FKTP) dengan sistem Kapitasi (pembayaran tetap per bulan per peserta terdaftar, bukan per kunjungan), dan Puskesmas menggunakannya untuk jasa pelayanan (min. 60%) dan operasional (maks. 40%).

“Peserta JKN cukup membawa kartu BPJS dan datang ke Puskesmas sesuai faskesnya, lalu pemeriksaan berlangsung gratis (sesuai hak JKN), sementara biaya internal Puskesmas diatur dari dana kapitasi tersebut” Ucapnya.

Ia menjelaskan, Bagaimana Mekanisme Pembayaran JKN ke Puskesmas?
Sistem Kapitasi: BPJS Kesehatan membayar Puskesmas (FKTP) sejumlah dana tetap setiap bulan berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar di puskesmas tersebut, bukan berdasarkan berapa kali peserta datang.
Alokasi Dana: Dana kapitasi ini dibagi oleh Puskesmas:
Minimal 60% untuk jasa pelayanan (honor dokter, perawat, dll.).
Maksimal 40% untuk biaya operasional (obat, alat kesehatan, dll.).

“Untuk fasilitas kesehatan seperti yang ada di Puskesmas Bahari, hal ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah untuk bisa meningkatkan pelayanan kesehatan maka akan dilakukan berbagai evaluasi agar pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan yang ada di Puskesmas Bahari bisa lebih baik lagi” Tuturnya.

Saat ini Dinas Kesehatan akan mereview kembali beberapa Kepala Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Buton Selatan dan ini akan dilihat dari hasil kinerja kerja dan berbagai aspek sehingga pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuta Selatan bisa lebih baik. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *