Ratusan Mahasiswa UMU Buton Ikuti Pembekalan KSM–MBKM Angkatan IV


SPIONNEWS.ID, Baubau – Ratusan mahasiswa Universitas Muslim Buton (UMU Buton) mengikuti kegiatan pembekalan Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) dalam skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Angkatan IV Tahun 2026.

Kegiatan ini digelar di Ballroom Al Munawarah, Senin (6/4/2025), sebagai langkah awal sebelum mahasiswa diterjunkan ke lapangan pengabdian.

Ketua panitia, Ari Irjayanti Herman, menjelaskan bahwa pembekalan KSM–MBKM merupakan tahapan penting yang wajib diikuti mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, konsep, serta keterampilan dasar yang dibutuhkan sebelum mahasiswa terjun langsung ke masyarakat sebagai bagian dari implementasi program MBKM di UMU Buton.

“Kegiatan pembekalan akan digelar selama dua hari sehingga sangat penting agar mahasiswa siap secara mental, pengetahuan, dan keterampilan dalam menjalankan pengabdian di lapangan,” ujarnya.

Sebanyak 154 mahasiswa dari empat fakultas turut ambil bagian dalam program ini, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Hukum, serta Fakultas Pertanian dan Peternakan. Para peserta nantinya akan ditempatkan di 18 lokasi kegiatan yang tersebar di wilayah Baubau, Pasarwajo, Matanawe, dan Lombe.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II UMU Buton, Afudin La Arua, menegaskan bahwa KSM–MBKM merupakan salah satu program unggulan kampus selain asisten mengajar, membangun desa, dan program pengajaran lainnya. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi bekal nyata dalam meningkatkan kompetensi lulusan.

Afudin juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa empati pada mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya.


“Kami berharap mahasiswa memiliki kepekaan sosial, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kontribusi UMU Buton,” tegasnya. Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menyukseskan program ini mulai dari tahap pembekalan hingga penarikan nantinya.


Sementara itu, Wakil Rektor I, Ridwan, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga soft skill yang kuat. Ia menambahkan, program KSM–MBKM akan dikonversi setara 20 SKS atau satu semester perkuliahan.


“Mahasiswa akan menjalani dua bulan di lapangan dan dua bulan di kampus. Ini menjadi kesempatan besar untuk belajar langsung dari masyarakat,” ungkapnya.


Ridwan juga mengingatkan bahwa peserta KSM–MBKM merupakan representasi kampus. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik institusi selama menjalankan tugas pengabdian.


Dengan pembekalan ini, UMU Buton optimistis para mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas diri sebagai lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *