DOBO, SPIONNEWS.ID – Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muhammad Djumpa, menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk nyata ketaatan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Hal tersebut disampaikan Djumpa saat menyerahkan secara simbolis enam ekor hewan kurban kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Aru di halaman Musholla Kantor Bupati Kepulauan Aru, Selasa (26/5/2026).
Dalam sambutannya, Djumpa menjelaskan bahwa makna kurban berkaitan erat dengan kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi simbol kesetiaan dan kepatuhan kepada perintah Allah SWT.
“Penggantian Nabi Ismail dengan seekor domba menjadi simbol bahwa ibadah kurban adalah ujian keimanan dan ketaatan seorang hamba kepada Allah,” ujarnya.
Ia menuturkan, ibadah kurban memiliki dua dimensi penting, yakni dimensi spiritual sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT dan dimensi sosial melalui pembagian daging kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Djumpa, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berkomitmen memastikan seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban dilakukan sesuai syariat Islam dan tepat sasaran.
“Kami berharap manfaat kurban benar-benar dirasakan masyarakat kurang mampu, kaum duafa, para janda, dan kelompok rentan lainnya,” katanya.
Adapun enam hewan kurban yang diserahkan terdiri atas dua ekor sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto, dua ekor sapi dari Pemkab Kepulauan Aru, satu ekor sapi bantuan Bank Maluku dan Maluku Utara Cabang Dobo, serta satu ekor kambing dari seorang warga.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pengurus PHBI, BKPRMI, Majelis Ulama Indonesia, serta tamu undangan lainnya.
Editor : EB


