Wacana Pemindahan Pasar Buah, Pedagang Tidak Setuju

Liputan: La Ode Muhammad Syamsir

SPIONNEWS.ID, Baubau – Adanya wacana yang berkembang di masyarakat khususnya di pasar buah depan lembah hijau akan di pindahkan karena rencana revitalisasi dari pemerintah kota (Pemkot) Baubau terhadap stadion lembah hijau yang berlokasi di tengah kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut.

Menurut sebagian pedagang buah, rencana tersebut sudah ada sejak tahun lalu, namun karena Pemkot Baubau belum menemukan lokasi pemindahan maka rencana revitalisasi stadion belum terlaksana.

Terkait hal tersebut, kru spionews.id berusaha menguak informasi beberapa pedagang untuk memastikan hal tersebut dan mengetahui tanggapan dari rencana pemindahan pasar buah tersebut.

Mewakili pedagang buah wanita, Desi Hardian menolak pemindahan pasar buah tersebut karena tempatnya cukup strategis di tengah kota dan dekat dengan pelabuhan utama kapal PELNI.

“Sangat sangat tidak setuju (kami dipindahkan,red) karena disini tempatnya sudah strategis, lalu dekat dengan pelabuhan. Maunya pemerintah jangan dia kasih pindahkan kita, bangunanya yang di percantik (direhab saja, red)” Ucap Desi.

Tidak jauh berbeda dengan pedagang buah laki-laki La Ode Muhamad Yamin, yang juga tidak setuju jika pasar buah tersebut di pindahkan meskipun sudah pernah rapat dengar pendapat bersama lurah, camat dan Dinas terkait belum lama ini.

“Kita sudah satu kali rapat dengan lurah, camat dan kepala bidang perindag tapi itu hari kita juga belum setuju karena kalau pasar buah jauh dengan akses pelabuhan itu agak susah karena kita disini menjual siang-malam,” imbuhnya.

Sebagai pedagang buah, La Ode Muhamad Yamin juga berharap kepada Pemkot Baubau agar stadion lembah hijau dan pasar buah cukup direvitalisasi saja tetapi jangan memindahkan pasar buahnya, dengan siap membayar iuran lebih jika pasar buah sudah direnovasi.

“Siapa tau dari pemerintah kota juga ada kebijakan, pasar buah ini percantik atau di kasih mundur (rehab,red) semi permanen, walaupun biayanya sewanya naik disesuaikan (kami siap, red), tutupnya.

Untuk liputan selengkapnya bisa dilihat di channel Facebook Syamsir Alam Phc atau klik link di bawah;

https://www.facebook.com/share/v/1FaS12vZE1

Editor : LN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *