SPIONNEWS.ID, MALANG – Kemah Akbar HW Malang 26-29 telah usai digelar. Kegiatan ini meninggalkan banyak kenangan, baik suka maupun duka bagi setiap peserta yang mengikuti kegiatan bergengsi tersebut. Seperti halnya yang dirasakan oleh salah seorang peserta, Ansyelin Ketrin Nahamau.
Dalam catatan harian Ansyelin Ketrin Nahamau, yang dikirimnya kepada redaksi spionnews.id via WA, belum lama ini, dirinya menjelaskan bahwa, dalam perhelatan akbar HW itu, dirinya tercatat sebagai peserta kemah akbar WH Qabilah Jenderal Sudirman SMK Muhammadiyah Masohi. “Sebagai siswa yang beragama Kristen, saya merasa bangga dan bersyukur, telah banyak yang saya dapatkan dalam kegiatan akbar ini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan itu sangat bermanfaat bagi dirinya dan teman-teman se Nusantara. “Saya bisa berkenalan dengan siswa Muhammadiyah Nusantara, kami berbagi pengalaman. Mereka heran dan bangga pada saya, yang dengan iklas dapat menyesuaikan diri dengan keadaan dan lingkungan sosial,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, dengan keikutsertaannya dalam kegiatan itu walaupun dirinya beragama non muslim tetapi dirinya pun dipersilahkan mengikuti kegiatan itu sampai selesai. “Saya benar-benar merasakan dan memahami makna toleransi yang sejati dari kegiatan yang bertaraf nasional. Saya pertama kali bertemu dengan Ustazah Attamimi, beliau memeluk saya dengan erat dan mesra, kata beliau jangan takut tidak usah ragu dan sungkan, Muhammadiyah sudah terbiasa dengan perbedaan,” tegasnya.

Ucapan yang sama, masih kata dia, dipertegas oleh Ramanda-Ramanda yang ada di rumah kader Muhammadiyah jalan Jenderal DI Panjaitan; “Saya sangat merasa nyaman berada di tengah teman-teman sesama anggota Hizbul Wathan,” imbuhnya.

Lebih jauh, dirinya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada M. Patty selaku ketua rombongan sekaligus kakak pembinanya. “Terima kasih kepsek-ku yang hebat, alam pikiran fluralisnya yang begitu bersahaja dalam menakodai SMK Muhammadiyah Masohi membuat saya percaya diri menjalani hidup dan menambah ilmu di lembaga Muhammadiyah,” tegasnya, sembari menambahkan, salam HW, salam pengalaman berharga, yang dicatat dalam buku catatan hariannya di Malang, pada tanggal 1 Agustus 2023. (*)

Liputan : Rusmiati A. La Marae
Editor: Rusly, S.Mn.

