SPIONNEWS.ID, Batauga – Minat membaca pada anak sekarang ini semakin kurang, karena perkembangan teknologi, hal ini membuat seorang Pemuda Asli Buton Selatan, La Ode Roni tergerak hatinya untuk membuka Lapak Bacaan bagi Anak-anak.
Buton Selatan hari ini, sangat kurang sumber daya manusia di bidang pengembangan Pendidikan terutama dalam edukasi kepada anak-anak.
Banyaknya persoalan bangsa yang kompleks, mulai dari kemiskinan, pengangguran, hingga ketimpangan sosial, seringkali berakar pada rendahnya kualitas pendidikan.
Oleh karena itu, mendidik generasi sejak dini menjadi solusi penting yang tidak boleh diabaikan. Pendidikan yang kuat dan berkualitas sejak usia dini akan membentuk fondasi yang kokoh bagi generasi masa depan, yang kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak bangsa.
Ketika ditemui daat membuka Lapak Baca Buku di Lapangan Lakarada, Buton Selatan Senin, 9/9/2024, Seorang Pemuda Buton Selatan, La Ode Roni mengatakan; “Salah satu aspek utama dalam pendidikan dini adalah literasi. Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga kemampuan memahami, mengkritisi, dan menggunakan informasi secara efektif. Literasi yang kuat akan membekali anak dengan keterampilan berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi, dan kreativitas yang diperlukan untuk memecahkan berbagai persoalan,” tuturnya.
Lanjutnya, dengan literasi, anak-anak tidak hanya diajarkan untuk mengejar angka-angka dalam nilai akademis, tetapi juga untuk memahami nilai-nilai kehidupan yang lebih luas. “Mereka akan lebih peka terhadap isu-isu sosial, lebih mampu menghadapi perubahan zaman, dan lebih siap berkontribusi dalam masyarakat. Literasi menjadi kunci bagi mereka untuk mengenal diri, mengenal dunia, dan mengambil peran dalam memecahkan persoalan bangsa,” ucap Mahasiswa S2 itu.
Tuturnya, meningkatkan literasi sejak dini bukanlah tugas sekolah semata. Keluarga dan masyarakat juga harus terlibat aktif dalam proses ini. “Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan membaca, diskusi, dan eksplorasi, kita sedang membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bersikap dan bertindak,” imbuhnya.
Oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat Buton Selatan; “Mari kita bersama-sama menjadikan literasi sebagai bagian utama dalam pendidikan anak sejak dini. Sebab, dengan mendidik generasi yang literasi, kita sedang menanam benih-benih perubahan yang akan memecah persoalan bangsa di masa depan,” harapannya. (HA)
Editor : Harry & RAL

