SPIONNEWS, Batauga – Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah Buton Selatan untuk mempersiapkan diri menjalankan Program Koperasi Merah Putih yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Buton Selatan.
Ketika dikonfirmasi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Buton Selatan, La Amiruddin mengungkapkan, yang sudah berbentuk dan berbadan hukum sampai hari ini Selasa, 17 /6/ 2025, sudah 50 Desa Koperasi Merah Putih yang memiliki badan hukum. Sesuai target bahwa seluruh Koperasi Merah Putih akan selesai per 30 Juni 2025, insya Allah akan kami capai.
“Saat ini sisa wilayah Batu Atas, 7 desa dan beberapa desa di wilayah kepulauan, seperti Siompu dan Kadatua” Ujarnya. Selasa, 17/6/2025, di Kantor Bupati Buton Selatan.
Ia menambahkan, sejauh ini kendalanya hanya pada proses rentang kendali, Para pengurus Koperasi Merah Putih untuk bisa datang di hadapan notaris.
“Koordinasi kami dengan Dinas Koperasi dan UKM, harap dipercepat karena akan ada rapat koordinasi wilayah 3, di mana Yang bertanggung jawab untuk wilayah 3 ini termasuk Sulawesi Sulawesi Tenggara Maluku dan lain sebagainya itu di bawah koordinasi dari Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.” ujarnya.
Lebih jauh, Amirudin menyatakan, nantinya pada tanggal 18 Juni 2025 akan ada rapat koordinasi wilayah 3 secara nasional, di mana masing-masing kabupaten /kota akan melaporkan salah satu koperasi merah putih, sebagai percontohan dalam kegiatan pelaksanaan Koperasi Merah Putih.
“Dan inilah yang sedang kami lakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi, dan Pak Sekda untuk memilih salah satu desa sebagai project percontohan Koperasi Merah Putih yang ada di Kabupaten Buton Selatan” tegasnya.
Terang Kepala Dinas, dimana satu desa sudah siap Badan Hukumnya, dan untuk dijadikan pilot projek nanti itu akan di siapkan segala kelengkapan administrasinya, termasuk usaha apa yang akan dilakukan oleh Koperasi Merah Putih tersebut, akan action lebih awal, dari 70 Koperasi Merah Putih yang ada di Kabupaten Buton Selatan.
“Harapan kita, hari ini, benar – benar sedang mencari salah satu desa yang memiliki berbagai aspek, salah satunya Aspek Sumber daya alam, aspek sosial budaya, dan lain sebagainya, untuk bisa dijadikan pailot proyek tersebut” imbuhnya. (Ha).
Editor: Harry
















