Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan SMK Muhammadiyah Masohi sebagai Penggerak Toleransi “Pela Gandong” untuk Masohi Damai

Oleh : Rindang Hikmah Ipaenin

SPIONNEWS.ID, MALUKU TENGAH – Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Qabila K.H.Tami Mudari Pangkalan SMK Muhammadiyah Masohi, belum lama ini melantik 18 anggota dengan Skema Kenaikan Pangkat Taruna Jaya Malatih 1 yang dikemas selama 3 hari, sejak Jumat sampai dengan Minggu Oktober 2025 dalam Forum Perkemahan Jumat, Sabtu dan Minggu (Perjusami).

Peserta Perjusami tersebut melibatkan anggota Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Qabila K.H. Tami Mudari Pangkalan SMK Muhammadiyah Masohi sebanyak 30 anggota yang tersebar pada tingkat 1, 2, dan 3. Dalam pola pelatihan kepanduan itu, dimana kami memanfaatkan pelatih interanal yang telah memiliki sertifikat kepelatihan dari Kwartir Provinsi Maluku.

Mereka adalah Ramanda Mahfudin Orawala, S.Pd., Ramanda M. Patty, S.Pd., M.Pd, Ibunda Saripang, S.Pd., Ibunda Rosnati Ode, A.Md.Kep, dan kami juga bersanding dengan teman-teman Ayahanda dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Maluku Tengah, khususnya pada Lembaga Resilensi Bencana.

Diklat itu berjalan dengan lancar, aman, hingga akhir sampai kegiatan itu ditutup. Adapun tema yang kami angkat dalam kegiatan ini adalah “Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan SMK Muhammadiyah Masohi -sebagai subjek penggerak Toleransi-Pela Gandong untuk Masohi Damai”.

Materi esensial yang dibawahkan dalam Diklat adalah “Sejarah Kepanduan Hizbul Wathan, Penanaman Idiologi Muhammadiyah, Hizbul Wathan, Metode Resolusi Konflik, Filsafat Ilmu dan Mitigasi Bencana”, yang semuanya dikemas dalam satuan jadual yang rapih.

Para pesertanya sangat antusias, mereka ingin menjadi bagian yang terpenting dalam kehidupan ini. Mereka pula ingin tampil sebagai subjek penggerak penyampai suara damai. Subjek penggerak suara peduli lingkungan, dan subjek penggerak suara toleransi.

Pada puncak kegiatan, sebagai alur syarat tantangan untuk memperoleh Apolet Taruna Jaya Malatih 1, kami laksankan dengan agenda susur kali atau Sungai Haruru yang begitu indah, sejuk yang menjadi kebanggaan Desa Haruru. Dari 18 taruna yang siap menjalani rintangan, 2 anggota agak sedikit kewalahan dengan medan terjal, licin, namun atas dasar kerja sama tim, medan rintangan itu dapat dilaluinya dengan indah. Dan ada 2 taruna yang mengalami kesulitan adalah Afrilia Leffi dan Oktifina Serpara.

Dengan semangat, mereka saling memberikan motivasi, sebagai angkatan pertama yang sukses menyelenggarakan forum ini. Dalam kegiatan Diklat Kenaikan Pangkat Taruna Jaya Melatih 1 itu. Rindang Hikmah Ipaenin melalui Radio HT, beliau menyiar dan memberikan semangat, sambil memberikan informasi tentang perkembangan para peserta diklat di lapangan.

“Semangat kawan-kawan, kita adalah anak sejarah, jemari kita telah memberikan goresan tintah sejarah dalam Cerita Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan SMK Muhammadiyah Masohi, kita adalah pembuat sejarah, kita adalah angkatan yang memiliki mental bertanding. Mari kita harumkan nama almamater, dan jalan hidup kita masing-masing. Kita pasti saling merindukan, jangan biarkan hati sedih, mari kita gembira, segembira mekarnya kembang melatih, inilah momentum sangat terindah dalam sejarah gerakan kepanduan kami,” kata kakak pembina kepanduan kepada kami memberi semangat dan motivasi.

Sebagai anak cucu Ahmad Dahlan, kami akan selalu memegang teguh semangat asas dan Idiologi Muhammadiyah sebagai organisasi Da’wa amar ma’ruf. Kami juga bangga menjadi warga Muhammadiyah, lebih lagi menjadi Aktivis Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Terima kasih Ramanda, Ibunda, Ayunda dan Rakanda semua. Atas suksesnya Kegiatan ini. Nasrum Minallahi Wafathum Karib, Wabassyiril Mu’minin.(*)

Editor: Rusly, S.Mn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *