SPIONNEWS – BAUBAU, Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton (YAPIK-Buton), H. Ibrahim Marsela, resmi melantik 84 pejabat struktural di lingkungan Universitas Muslim Buton untuk masa jabatan 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Aula Ballroom Al-Munawarah, UMU Buton, Selasa (3/3/2026).
Sebanyak 84 pejabat yang dilantik terdiri atas unsur pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Kepala Lembaga, Kepala Biro, Dekan, Ketua Program Studi, hingga tenaga pendukung (counterpart). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan tata kelola kelembagaan dalam mendorong kemajuan kampus.
Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UMU Buton, Dr. La Ode Rasmin, M.Pd., menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
"Pada prinsipnya, jabatan adalah amanah. Semoga amanah ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya demi kemajuan Universitas Muslim Buton sebagai rumah besar kita bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat optimisme dan kebersamaan seluruh pejabat struktural serta civitas akademika dalam membangun UMU Buton sebagai perguruan tinggi swasta yang terus berkembang.
"Sebagai PTS yang terus bertumbuh, UMU Buton adalah rumah besar kita. Karena itu, sinergi dan kerja sama yang solid harus terus kita bangun,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UMU Buton periode sebelumnya, Dr. Sudjiton, M.M menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah agenda yang perlu dioptimalkan dan menjadi perhatian pimpinan selanjutnya.
"Masih ada program yang perlu dituntaskan dan dikembangkan. Ini menjadi catatan penting untuk diwujudkan pada periode mendatang,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama masa kepemimpinannya, seraya berharap rektor dan jajaran baru dapat memperkuat sinergi antar lembaga di lingkungan universitas.
Ketua Yayasan, H. Ibrahim Marsela, dalam arahannya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia berpesan agar setiap pejabat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
"Beranilah memulai dari langkah-langkah kecil, karena keberhasilan besar lahir dari proses yang konsisten. Tidak ada keberhasilan tanpa sinergi yang kuat antar lembaga,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa yayasan tengah mempersiapkan pengembangan kampus di lahan seluas lebih dari satu hektare. Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana serta memperkuat eksistensi UMU Buton di wilayah Kepulauan Buton.(*)
Editor : Sdr. RAL

