“TIM PEMENANGAN JAR-AMK KAREL A. RALAHALU DIDUGA KUAT SEBAGAI DALANG KEJAHATAN LINGKUNGAN DI NEGERI PASAHARI”
SPIONNEWS.ID, Maluku – Dampak hadirnya PT Wahana Lestari Investama (WLI) yang beroperasi di Negeri Pasahari Kecamatan Seram Utara Raya Kabupaten Maluku Tengah, menoreh catatan panjang akan kerusakan lingkungan terkesan diduga dibuat untuk menghilangkan Negeri Pasahari.
Pasalnya, akan secara perlahan-lahan, dengan hadirnya perusahaan di tahun 1996 sampai dengan hari ini, terkesan hanya berganti baju alias ganti nama perusahan saja tetapi beroperasi serta diduga kuat melakukan kerusakan atas tatanan lingkungan hidup masyarakat di Negeri Pasahari.

Dampak ini menambah problem di bidang sosial, ekonomi dan lingkungan yang kian hari kian menjadi-jadi, padahal sebelum kehadiran Perusahan Tambak Udang ini, Negeri Pasahari adalah negeri yang tenang dan tidak kekurangan air bersih sedikit pun. Hal ini diungkapkan oleh Pemerhati Seram Utara Raya, Karim Kabakoran, belum lama ini.
Katanya, hari ini PT Wahana Lestari Investama ( WLI) yang dipimpin oleh Direktur Utama, Karel Albert Ralahalu yang juga menjadi Tim Pemenang salah satu calon kandidat pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, seharusnya bertanggung jawab atas persoalan masyarakat Pasahari, kampung lama.
Karena sudah mengakibatkan, kondisi lingkungan seperti, Erosi Air laut, akibat pengikisan pompa perusahan dan galian pasir pantai oleh Eksafator perusahaan dan pembuangan saluran air serta limbah produksi, mengakibatkan pengikisan atas lahan dan kebun masyarakat, hal ini mengakibatkan kerusakan Hutan Mangrove, dan ini akan menjadi luka yang panjang bagi Negeri Aitotu Pasaole,” tegas Pemuda Seram Utara Raya.

Karim Kabakoran, Pemuda yang kritis dalam menyoroti persoalan negerinya tersebut menyampaikan, PT Wahana Lestari Investama harus bertanggung jawab atas pembuangan limbah produksi yang diduga mengakibatkan hutan mangrove sepanjang 1+ KM dan resapan air sumur warga yang kini sudah tidak bisa dikonsumsi lagi karena airnya sudah terasa asin dan tidak layak diminum akibat beroperasinya mesin pompa air laut, sehingga hari ini Masyarakat Negeri Pasahari Kampung Lama mengalami krisis air bersih.
Ketika ditemui di tempat terpisah, Koordinator Aliansi Rakyat Bantu Rakyat (ARRAK), Fadel Abraham Rumakat mengatakan; “Direktur Utama PT Wahana Lestari Investama harus bertanggung jawab atas problem sosial masyarakat Pasahari kampung lama, akibat beroperasinya perusahan tambak udang di negeri itu,” tengas Fadel.
Menurutnya; “Problem sosial dan lingkungan hari ini terjadi akibat ulah perusahan yang tidak mau bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat dekat perusahan, ini kejahatan terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.
Koordinator ARRAK itu melanjutkan, dirinya mendesak kepada Karel Albert Ralahalu selaku Dirut Utama PT Wahana Lestari Investama untuk turun dan melihat secara langsung atas keresahan masyarakat serta menjawab solusi atas problem yang diderita masyarakat Pasahari kampung lama yang sudah cukup berkepanjangan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, wartawan spionnews.id belum berhasil mengkonfirmasi Karel Albert Ralahalu selaku Dirut Utama PT Wahana Lestari Investama terkait persoalan tersebut.
Liputan : Erwin
Editor: Harry

