SPIONNEWS.ID, BUSEL – Warga Kabupaten Buton Selatan (Busel) tengah menghadapi krisis air bersih yang semakin parah dalam beberapa minggu terakhir, khususnya di Kecamatan Lapandewa dan sebagian Kecamatan Sampolawa. Krisis air bersih ini dipicu oleh rusaknya infrastruktur pipa di Tanjakan Warope, sehingga menyebabkan pasokan air bersih terganggu di sejumlah wilayah. Masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan beberapa di antaranya terpaksa membeli air dari luar daerah dan mencuci di Gunung Sejuk Kecamatan Sampolawa.
Menanggapi persoalan tersebut, Direktur Utama Perumdam Tirta Lamaindo Buton Selatan, Nafirudin, S.E, akhirnya angkat bicara mengenai krisis ini. Saat dikonfirmasi melalui Via Whatsapp, Kamis sore (12/09/24), Nafirudin menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal untuk mengatasi masalah ini, namun kondisi alam dan keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan utama.
“Kami menyadari kondisi ini sangat meresahkan warga. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi jangka panjang, termasuk perbaikan jaringan pipa yang rusak dan alhamdulilah sudah diperbaiki,” ujar Nafirudin.
Baca juga : Perkuat Literasi Dan Numerasi, Pemda Busel Gelar Workshop
Ia pun menambahkan, PDAM Busel telah mengerahkan petugas di lapangan agar segera memasang mesin di Pendakian Warope yang menjadi penopang utama dalam mengalirkan air di Kecamatan Lapandewa dan sebagian Kecamatan Sampolawa. “Sudah saya arahkan agar sore ini secepatnya dipasang, sehingga besok bisa dioperasikan kembali dan Insya Allah besok sudah bisa mengalir. Kerusakannya dipicu karena bagian AS mesin yang mengalami pembengkokan dan sudah diperbaiki,” ungkapnya.

Nafirudin berharap, kedepannya agar mesin PDAM Busel tidak lagi mengalami kerusakan dan semoga secepatnya masyarakat bisa menikmati air PDAM kembali. “Kita berdoa semoga masyarakat Lapandewa segera dapat menikmati air PDAM dan paling lambat besok,” tambahnya.
Masyarakat sangat berharap langkah cepat dan tepat dapat segera diambil oleh PDAM dan Pemerintah Daerah Busel untuk mengakhiri krisis air bersih yang melanda wilayah mereka. Krisis ini telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan ekonomi warga setempat. (*)
Liputan: La Nare
Editor: Rusly, S.Mn.


One thought on “Alami Krisis Air Bersih, Begini Perkembangan Perumda Tirta Lamaindo Busel”