“PJ WaliKota Baubau Kegiatan Monitoring dan evaluasi program prioritas nasional keamanan pangan terpadu”
SPIONNEWS, Baubau – Ini program pemerintah pusat, visinya Bapak Prabowo, dan juga sudah dituangkan dalam rekomendasi perencanaan dalam kunjungan waktu 5 – 20 tahun itu sudah tertuang. Artinya, kalau konteks 20 tahun itu pembangunan sumbernya manusia, kalau 5 tahun itu pangan, fix pangan.
Makanya ada Menko Pangan. Hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat, maka perlu dikomunikasikan dengan wilayahnya, kegiatan seperti begini, nanti akan banyak dapat informasi tentang apa yang akan dilakukan setelah dimonitoring oleh balai POM.
Menurut PJ. Walikota Baubau Muh. Rasman Manafi, mengatakan”Jadi balai yang memiliki kewenangan untuk memberikan pertimbangan teknis tentang keamanan pangan kita. Nah, nanti setelah disampaikan begitu, tugas kita itu melaksanakan. Nah, untuk yang sekolah, termasuk Puskesmas sebenarnya” terangnya.Senin, 25/11/2025. di Kantor Palagimata.
Lanjutnya, Untuk yang sekolah nanti ini akan menjadi pilot, bagi sekolah-sekolah yang dapat penghargaan.
“Tolong sampaikan kadis pendidikan, untuk sekolah-sekolah yang seperti begini, itu dijadikan prioritas dalam penanganan pangan di sekolah. Sebelum kita bicara sekolah yang lain, sekolah-sekolah yang sudah mendapat penghargaan seperti begini, jadi dia harus menjadi prioritas” ungkapnya.
Katanya lagi, Biar jadi contoh buat sekolah-sekolah yang lain. Nanti, tolong disampaikan kepada kadis Pak sekda. Untuk sekolah-sekolah yang sangat tertinggal atau belum siap, itu dicatat untuk kita lakukan pembinaan. Termasuk lurah-lurah atau wilayah-wilayah kelurahan, ya.
“Camat-camatnya harus di paham. sesungguhnya soal ketahanan pangan itu kita banyak sebenarnya kalau kita bicara wilayah, jadi distribusi atau disini disebutkan sebagai peredaran. Itu yang sebenarnya kita ingin dapatkan informasinya dan juga posisi kualitas pangan kita. Sehingga kalau misalnya dalam proses kualitas, itu bisa kita intervensi langsung. Kalau distribusi atau peredaran, kita bisa identifikasi di mana titiknya. Untuk PTSP, sekali lagi PTSP, selain fokus di dalam penanganan investasi, tolong fokus juga untuk penanaman modal kita yang berada di sektor pangan”katanya.
Ungkap Walikota, Baik itu di produksi, distribusi maupun penyimpanan. Tolong ini disiapkan, segera laksanakan rapat teknis di PTSP untuk di sektor produksi, penanaman modal atau usaha di sektor produksi, sektor usaha di distribusi, transportasi, sektor usaha untuk pembangunan, sektor penyimpanan. Supaya kita tahu kalau misalnya terjadi persoalan itu, kita bisa langsung cluster di mana posisinya dan apa bentuk pembinaan dari PTSP.
“Kalau perlu keluarkan insentif kepada pengusaha-pengusaha kita, yang memang menjaga dia punya pangan. Karena tidak bisa hanya kita sekedar menyampaikan, kita harus juga berikan penghargaan. Begitu juga sebaliknya, kalau terjadi pelanggaran dan sering melanggar apa yang disampaikan, ya berikan dia punishment” Tuturnya.
Lanjutnya, Untuk keamanan pangan itu, konsultasi banyak dengan Balai POM. Saya sangat berharap lewat Balai POM bisa berikan kita di pemerintah daerah kira-kira trip atau kebijakan atau strategi apa yang harus kita lakukan untuk memastikan keamanan pangan di wilayah kita. Sekali lagi, forum ini adalah forum pertama untuk kita bicara soal keamanan pangan.
“Awal Desember kita akan rakor soal keamanan pangan kita dan saya nanti akan mengkonfirmasi langsung kepada kepala wilayah, camat, lurah, kepala sekolah, puskesmas, bahkan dengan OPD-OPD yang terkait penanganan ketahanan pangan kita. Supaya kita tahu gambaran, kalau misalnya kita masuk tahun depan, kita mau menangani di sektor mana, di bagian mana, apakah kita di sektor produksi sudah aman, jangan sampai penyimpanan yang tidak aman, supaya kita langsung intervensi” terangnya.
Terima kasih buat perhatian kita semua. Sekali lagi, saya ingatkan bahwa ini adalah program pertama di Kota Baubau yang akan kita jadikan milestone dalam menangani keamanan pangan kita. Khusus untuk PKK, tolong untuk PKK beri kami pertimbangan yang sangat teknis kalau memang perlu ada rakaman PKK untuk masuk ke level keluarga untuk berkait dengan pangan ini.(***)
Editor : Harry.

