H. Muhammad Adios, Saling Jabat Tangan, Dan Bermaafan Bersama ASN Busel

SPIONNEWS.ID, BATAUGA – Bupati dan Wakil Bupati Buton Selatan bersama para ASN yang ada di lingkup Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan (Busel) melakukan Apel Perdana, setelah Idul Fitri 1446 H. Dalam apel tersebut dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal, dimana Bupati dan Wakil Bupati saling bersalaman dengan seluruh ASN Buton Selatan, untuk saling memaafkan setelah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios mengungkapkan; “Semoga dalam menjalankan ibadah puasa kita kemarin, dijabah oleh Allah Subhanahu Wata’ala, dan terutama adalah halal bilhalal, sebentar kita akan saling memaafkan. Lebih jauh, Jika ada kesalahan saya, mungkin dari kata-kataku yang kurang pas, di hati bapak dan Ibu sekalian, saya mohon dimaafkan,” ujar Bupati Buton Selatan Periode 2025-2030.

Lebih lanjut, Bupati Buton Selatan itu menambahkan; “Yang namanya manusia itu, selalu ada kekhilafan. Namun pada intinya, saling memaafkan itu, apalagi disertai dengan jabat tangan, maka semua itu (dosa-dosa kita, Insya Alllah, red) akan berguguran,” ucapnya kepada seluruh ASN Buton Selatan, Selasa (08/04/2025).

Tutur Bupati Bupati Buton Selatan yang suka saling memaafkan itu bahwa; “Ada orang berkata saya sudah maafkan, namun tidak bersalaman. Tapi kalau disertai dengan jabat tangan, maka tuntaslah segalanya, biasanya perkataan kita di mulut kedengarannya tidak terjawab atau tidak berjalan sesuai dengan apa yang ada dalam hati kita yang paling dalam,” tuturnya.

Oleh karena itu, dalam suasana hal bihalal yang penuh suka dan cita itu, Bupati Buton Selatan mengucapkan; “Saya atas nama Bupati Buton Selatan, (sangat mengharapkan kepada seluruh ASN lingkup Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan, red) mudah-mudahan kita selalu kompak, untuk membangun, memikirkan (dan berbuat yang terbaik untuk, red) Buton Selatan lebih baik ke depan,” harapnya.

Selain itu, Bupati Buton Selatan juga menyampaikan informasi terkini bahwa; “Mungkin sudah diketahui bahwa kita (adalah bagian, red) dari segitiga emas, (yakni Kabupaten, red) Buton Selatan, Kota Baubau dan Kabupaten Buton, bersama dengan Menteri Perhubungan. Selanjutnya (kita telah melaporkan, red) ke Gubernur Sulawesi Tenggara, hasilnya telah terjawab kemarin. Itulah pesawat Super Air Jet, yang mengangkut 100 orang lebih sekali terbang (telah beroperasi kemarin, red),” imbuhnya.

Ditegaskan Adios, pada kesempatan itu mereka selaku kepala daerah telah meminta kepada pihak Manajemen Pesawat Super Air Jet agar menetapkan harga tiketnya harus bisa terjangkau oleh sebagian besar masyarakat di Kepulauan Buton dan sekitarnya. “Dan harga tiket yang kami minta janganlah main-main lagi, dengan angka (kurang atau lebih, red) Rp. 600.000. Jadi kalau bapak dan Ibu yang mau ke Makassar. Jadi itulah angkanya,” ucapnya.

Untuk itu, Muhammad Adios pun mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT, karena Pesawat Super Air Jet sudah bisa beroperasi di Kepulauan Buton, tepatnya mulai beroperasi di Bandar Udara Betoambari Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (07/04/2025) lalu. “Dan alhamdulillah penerbangan hanya mencapai 40 menit, yang biasanya 1 jam lebih sedikit, dan ternyata kalau Super Air Jet masuk ke suatu daerah, maka ada tanda-tanda kehidupan (maksudnya akan berkembang pesat ke depan suatu daerah itu, red),” tuturnya.

Menurut Muhammad Adios, kita bersyukur bahwa sudah ada Pesawat Boeing A320 yang masuk di Kota Baubau, sehingga kita harus bangga, karena antara Kota Baubau dan Buton Selatan itu tidak bisa dipisahkan. Tidak menutup kemungkinan, perkembangan Kota Baubau kedepannya akan menuju ke Kabupaten Buton Selatan.

“Kita akan didampingi oleh orang yang (akan, red) mendesain Kabupaten Buton Selatan, Bapak Amirul Tamim. Kita harus bersyukur sama beliau, karena dia saya anggap orang profesional, dalam mendesain kota,” pujinya.

Sehingga nantinya Buton Selatan, masih kata Muhammad Adios, tidak menutup kemungkinan perkembangan pariwisata yang ada disini, bila didesain dengan baik, mungkin Kabupaten Buton Selatan tidak ada lagi dalam urutan ke-16 atau ke-17 dalam dunia pariwisata, namun bisa naik lagi levelnya ke yang lebih tinggi.

“Kita harus pandai membaca kenapa (Pesawat, red) Boeing bisa masuk ke Pulau Buton ini, karena (ada, red) tanda-tanda kehidupan yang mungkin di tahun 2028, akan terjadi (pemekaran, red) Provinsi Kepulauan Buton. Jadi layak Gubernur kita sekarang ini, tidak hanya janji tapi pasti, beliau berpikir dan berpikir terus tentang janjinya kepada kami, dan hari ini para kepala daerah yang merindukan Kepton, pada merasa pasti (akan segera dimekarkan, red). Oleh karena itu, kita menggunakan ilmu merpati, merana tapi pasti,” ujarnya.

Selain itu, lebih jauh, Bupati Buton Selatan itu, memohon agar mulai pada hari ini, Selasa (08/04/2025), untuk apel bersama, agar ASN lingkup Pemerintahan Buton Selatan harus lebih disiplin lagi dalam berpakaian. “Agar nanti, Wakil Bupati (Buton Selatan, red) berkoordinasi dengan Satpol-PP untuk periksa terlebih dahulu kelengkapan baju ASN, termasuk nama dan atribut lainnya, (sebelum apel bersama semacam itu dilaksanakan,red),” tegasnya. (Ha)

Editor: Rusly, S.Mn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *