Siap Berkolaborasi, Komitmen Bangun Perumda Kanturu Molagina Busel

SPIONNEWS.ID, BUTON SELATAN– Dua sosok muda asal Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), yakni mantan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kanturu Molagina, Zukarli, dan Plt saat ini, Husni, menyatakan komitmennya untuk bersama-sama membangun dan memajukan badan usaha milik daerah tersebut.

Dalam pernyataan bersama yang disampaikan kepada wartawan spionnews.id, kedua tokoh pemuda itu menegaskan bahwa keberlangsungan dan kemajuan Perumda Kanturu Molagina tidak dapat dibebankan hanya kepada satu individu atau kelompok saja, melainkan membutuhkan kerja sama lintas generasi dan kolaborasi aktif semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.

“Kami bukan sedang bersaing, tapi kami hadir dengan semangat kolaborasi. Perumda adalah milik masyarakat Buton Selatan. Maka, sudah seharusnya kami sebagai anak daerah yang pernah dan sedang berada di dalamnya, turut memikirkan dan bekerja bersama untuk kemajuan perusahaan ini,” ujar Zukarli, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Direktur Perumda Kanturu Molagina, Jumat (11/07/2025).

Senada dengan itu, Husni, yang kini menjabat sebagai Plt Direktur Perumda Kanturu Molagina menggantikan Zukarli, menyampaikan bahwa keberlanjutan program dan visi yang telah dirintis sebelumnya akan tetap menjadi bagian penting dalam arah kebijakan ke depan. Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan menjadi kunci agar Perumda Kanturu Molagina bisa tumbuh menjadi entitas bisnis yang profesional, mandiri, dan memberi kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Buton Selatan.

“Kami tidak ingin mulai dari nol. Apa yang sudah dibangun oleh pendahulu harus kami rawat dan lanjutkan. Saya mengajak semua elemen, termasuk mantan direktur, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat, untuk memberikan dukungan, saran, bahkan kritik yang membangun demi kebaikan Perumda ini,” ujar Husni.

Perumda Kanturu Molagina dibentuk dengan tujuan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal di Buton Selatan. Namun, dalam perjalanannya, perusahaan ini masih menghadapi berbagai tantangan mulai dari keterbatasan modal usaha, kapasitas SDM, hingga adaptasi terhadap sistem manajemen bisnis modern.

Kendati demikian, semangat kolaboratif yang ditunjukkan dua pemuda tersebut menjadi sinyal positif bahwa generasi muda Buton Selatan memiliki visi dan tekad untuk ikut serta dalam pembangunan daerah, tidak hanya melalui jalur politik atau sosial, tetapi juga lewat penguatan lembaga usaha milik pemerintah daerah.

Diharapkan dengan kolaborasi yang terjalin, Perumda Kanturu Molagina dapat menjadi perusahaan daerah yang sehat secara manajerial, produktif secara bisnis, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Buton Selatan ke depan.(*)

Editor : Rusly, S.Mn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *