
Terkait pemberitaan pembagian hadiah atlet Kejurnas ORADO Indonesia yang mendapat pemangkasan dari Pengprov, Pembina ORADO Bulukumba Muh. Darwis angkat bicara, jumat (8/5/2026).
Darwis meluruskan, atlet yang berangkat ke Kejurnas memang berada di bawah naungan organisasi ORADO dan menjadi tanggung jawab penuh Pengprov Sulsel.
"Jadi teman-teman harus paham bahwa dalam organisasi itu ada aturan intern yang diberlakukan, dan itu disetujui oleh seluruh Pengcab kabupaten," ujar Muh. Darwis.

Meski memahami aturan organisasi, Darwis tak menampik ada sedikit kekecewaan di tingkat kabupaten soal besaran pemangkasan bonus.
"Walaupun kami di kabupaten memahami aturan intern itu namun kami sedikit ada kekecewaan atas pemangkasan hadiah itu yang terbilang besar," ungkapnya.
Namun ia menegaskan, kekecewaan itu tidak sampai menutup mata terhadap realitas bahwa Pengprov sulsel sudah menanggung semua beban pembiayaan.
Muh. Darwis merinci, seluruh unsur yang berangkat ke Kejurnas 1 ORADO Indonesia di Bogor dibiayai langsung Pengprov Sulsel.
"Jadi atlet, official, pengurus dan pelatih yang berangkat, itu dibiayai secara langsung oleh Pengprov Sulsel, dan itu wajar dan kami paham kalau ada pemangkasan seperti itu," lanjutnya.
Menurutnya, biaya yang ditanggung Pengprov tidak kecil. Mulai tiket pesawat PP, akomodasi hotel, uang makan, hingga operasional selama di Bogor untuk puluhan orang kontingen Sulsel.
Darwis berharap polemik ini tidak merusak soliditas organisasi ORADO di Sulsel. Ia meminta semua pihak kembali fokus pada pembinaan atlet ke depan.
"Yang penting anak-anak sudah berprestasi, harumkan nama Sulsel. Urusan teknis organisasi mari kita bicarakan baik-baik di forum resmi. ," pesan Darwis.
Ia juga mengapresiasi Pengprov Sulsel yang mau menanggung penuh biaya keberangkatan. "Tidak semua cabang olahraga berani begitu. Ini harus kita hargai," tutupnya.
Sebelumnya, pelatih atlit junior Pengcab ORADO Bulukumba Andi Batara DM menyorot pemangkasan anggaran. Dari Rp80 juta yang diharapkan, hanya Rp40 juta cair dan masih dijanjikan tambahan sekitar 10 juta. Ketua Pengprov Firman Sulkadri, S.H. membenarkan pemangkasan karena total biaya kontingen Sulsel mencapai seratusan juta dan semua ditanggung Pengprov.
Editor : Alfin Hidayat

