Keren Puluhan Anak di Ajak Wisata Edukasi Alam dan Budaya

"Edu Field Trip "From Culture to Agriculture" Ajak Pelajar Baubau Belajar Langsung tentang Budaya dan Pertanian"

SPIONNEWS, Baubau, – Suasana berbeda terlihat di Kampung Bali Ngkari-Ngkari, Kota Baubau, Minggu (5/7). Puluhan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA dari berbagai sekolah di Kota Baubau tampak antusias mengikuti Edu Field Trip 2026 bertema "From Culture to Agriculture", sebuah program pembelajaran luar ruang yang memadukan edukasi budaya, lingkungan, dan pertanian.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Sukarelawan Hijau Baubau, Luvtrip, Taman Baca Vidya Loka, dan Explore with Yunan. Selama kegiatan, peserta diajak mengenal kehidupan masyarakat Kampung Bali Ngkari-Ngkari, memahami nilai toleransi dan keberagaman budaya, hingga merasakan pengalaman menjadi petani dengan menanam padi secara langsung di sawah.

Penanggung jawab kegiatan, Muh Yunan, menjelaskan bahwa Edu Field Trip ini merupakan paket perdana yang dikembangkan di Kampung Bali Ngkari-Ngkari sebagai alternatif pembelajaran berbasis pengalaman.

«"Anak-anak perlu mengetahui bahwa setiap butir nasi yang mereka makan berasal dari proses yang panjang. Dengan turun langsung ke sawah, mereka belajar menghargai petani, memahami pentingnya pertanian, sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas nikmat pangan yang kita miliki," ujar Muh Yunan.»

Menurutnya, pembelajaran yang melibatkan pengalaman langsung akan lebih mudah diingat oleh peserta dibandingkan hanya melalui teori di ruang kelas. Karena itu, konsep Edu Field Trip diharapkan dapat menjadi pelengkap pendidikan formal sekaligus memperkuat pembentukan karakter anak.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari para orang tua. Banyak di antara mereka mengapresiasi konsep pembelajaran yang interaktif dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dengan tema-tema edukatif lainnya agar semakin banyak anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna.

Melalui tema "From Culture to Agriculture", penyelenggara ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan budaya, alam, dan kehidupan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi inspirasi dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap budaya lokal, lingkungan, dan ketahanan pangan.

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *