SPIONNEWS.ID, BAUBAU – Haroana Andala di Kelurahan Bone – Bone Kota Baubau, kalau ada tini dilaksanakan setiap tahunnya untuk mengungkapkan rasa syukur kepada sang peng cipta. Yang terlibat dalam kegiatan ini mulai dari tokoh ada tokoh masyarakat tokoh pemuda dan semua unsur masyarakat tanpa menggunakan tim panitia pelaksana.
Ketika ditemui saat acara adat, Lurah Bone-Bone Ramadhan mengatakan; “Warga itu adalah bagian dari pemerintahan, tidak ada pemerintah Kalau tidak ada warganya, tidak ada warga tidak teratur, Kalau tidak ada pemerintah, jadi apapun yang kami lakukan itu selalu melibatkan warga” tuturnya, Kamis, (14/9/2023).
Ungkapnya, dari berbagai Level baik di tingkat RT, RW terus pembuka-pemuka toko-tokoh masyarakat tokoh agama tokoh adat budaya tokoh pemuda jadi dalam setiap penyelenggaraan itu kami tidak menggunakan istilah panitia tapi lebih kepada tim kerja.
“Kami Lurah, hanya berfungsi untuk mengkoordinasikan tapi yang bekerja ke bawah semua unsur warga, tingkat Pemuda,” ucapnya.
Katanya, Yang sebelumnya acara adat Andala Bone – Bone, adalah acara rutin tahunan, dimana pelaksanaan haroana andala ini adalah lebih kepada makna-makna simbolis, makna-makna filosofi hubungan antara manusia dan pencipta ini bagian ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki dalam hal ini hasil tangkap nelayan yang melimpah di laut.
“Beserta keselamatan sedangkan tema sendiri untuk tahun ini, kami sama-sama menyepakati bahwa Budaya adalah tanggung jawab kita, jadi ketika budaya sudah ada, apapun yang menjadi tanggung jawab kita berarti kita memiliki tanggung jawab terhadap budaya itu sendiri,” ucapnya.
Liputan: Ismail
Editor: Harry.

