PT. Pelni Perlu Evaluasi Pembelian Tiket Kapal, Pakai ATM atau Uang Tunai

SPIONNEWS.ID, Pelni – Melakukan pelayaran dengan kapal Pelni memang sangat asik dan seru, dengan semua fasilitas yang ada, bisa membantu para penumpang menjadi lebih baik. Namun dari beberapa pelayanan publik di Kantor Cabang PT. Pelni yang semakin meningkat, kadang kalah masih ada saja layanan yang sangat sulit dijangkau oleh masyarakat kecil dan awam.

Salah satu layanan PT. Pelni yang kurang diminati atau kurang baik yaitu saat pembelian tiket masih menggunakan ATM sedangkan masyarakat paling bawah kebanyakan membeli tiket dengan uang cash.

Saat ditemui di atas kapal KM. Sirimau penumpang asal NTT, Yos mengatakan; “Pada saat saya membeli tiket di pelabuhan loket Pelni awalnya saya mengambil uang dari ATM saya namun setelah saya pergi ke pelayanan pembelian tiket PT Pelni mereka menyuruh saya untuk membeli menggunakan ATM, saya sebagai masyarakat kecil mau bertanya sebenarnya yang menjadi alat sah pembayaran uang atau ATM,” ungkapnya kepada kru spionnews.id, Sabtu, 16/9/2023.

Masih kata Yos, sebaiknya Pemerintah dalam hal ini perusahaan BUMN PT Pelni untuk segera mengevaluasi pembayaran atau pembelian tiket menggunakan uang cash. “Soalnya kasihan kita masyarakat kecil masih banyak yang kurang mengerti,” keluhnya.

Lanjutnya, untuk pelayanan di atas kapal sudah sangat bagus hanya untuk air masih terbilang kurang memuaskan para penumpang. “Kami sebagai penumpang merasa air yang difasilitasi di kapal ini belum memadai,” celetusnya.

Sementara itu, saat ditemui di ruang kerjanya staff informasi center, PT Pelni KM. Sirimau Awik mengatakan; “Untuk fasilitas air diharapkan penumpang bisa menggunakan dengan hemat, karena keadaan kondisi alam membuat pengambilan air di beberapa Pelabuhan menjadi sangat sulit karena kekurangan air bersih, jadi fasilitas air bersih kurang bisa maksimal dihadirkan di atas kapal ini,” tegasnya.

Liputan: Ismail

Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *