Program Petani Milenial, Anak Muda Buton Selatan Mengeluh

SPIONNEWS, Batauga- swasembada sepangan menjadi salah satu program utama Presiden Prabowo untuk bisa menstabilkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat Indonesia.

Dalam program swasembada pangan ini Petani Indonesia diajak untuk bisa mengelola lahan sehingga bisa menghasilkan hasil panen yang banyak dan memenuhi lumbung pangan di setiap kabupaten kota.

Namun dalam program ini ada beberapa hal menjadi sorotan para petani di mana program petani milenial Prabowo memberikan sumbangsi anggaran 10 juta per orang per bulan, sedangkan para petani yang sudah lama menjadi petani tidak mendapatkan apa-apa.

Ketika ditemui salah seorang petani asal Bandar Batauga LD mengatakan “Belum lama ini kami diangkat menjadi kelompok tani untuk wilayah kabupaten Buton Selatan, untuk petani kami sudah jalani aktivitas ini selama lebih dari 5 tahun, melihat program pemerintah tentang petani milenial, apakah kami bisa masuk menjadi salah satu petani milenial sehingga bisa digaji oleh pemerintah, terus kalau tidak bisa kira-kira bagaimana solusinya tentang kami yang sudah lama menjadi seorang petani” keluh perwakilan petani itu.

Sedangkan di sisi lain beberapa anak muda yang ingin masuk menjadi petani milenial di Buton Selatan tidak dapat mengakses secara online tentang cara menjadi petani milenial, menurut Rudi (35), “Saya punya lahan sekitar 1 hektar Saya lihat menjadi petani milenial yang katanya bisa mendapatkan akses mulai dari pelatihan menjadi petani hingga mendapatkan gaji dari pemerintah pusat sebesar 10 juta perbulan, namun ketika saya mencoba beberapa kali masuk akses ke link yang disebutkan ternyata untuk wilayah kabupaten Buton Selatan tidak bisa terakses dan terdaftar dengan baik” ujarnya. Kepada awak media.

Ketika hendak dikonfirmasi pada dinas terkait Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton Selatan sedang tidak ada di tempat, dan beberapa pegawainya belum bisa memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *