SPIONNEWS, Batauga – Untuk maksimalkan potensi dari tenaga medis yang dibawa oleh Yayasan Dokter Peduli, doctershare yang hadir di Kabupaten Buton Selatan, dan membawa para dokter ahli dengan program kesehatan untuk kemanusiaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan RSA dr Lie Dharmawan II, Bupati Buton Selatan yang di wakili oleh Pj. Sekda, Kadis Kesehatan Buton Selatan, Kasat Satpol-PP, Kadis Pendidikan, Kadis Pemadam Kebakaran, Kadis Kominfo Buton Selatan, Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintah Buton Selatan, Kadis Perhubungan Buton Selatan, Kepala RSUD Buton Selatan, Camat Batauga, Lurah Bandar Batauga.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan masyarakat yang ikut di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Selatan, untuk menjadi ruang pelayanan kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus berobat terkait penyakit yang mereka derita.
Ketika dikonfirmasi, PJ. Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto mengungkapkan, dengan kegiatan ini semua masyarakat yang kurang sehat bisa mendaftarkan diri, dan mendapatkan pengobatan gratis, selama 3 hari di Pelabuhan Bandar Batauga.
“Untuk itu kami ucapkan banyak terima kasih dari pemerintah Kabupaten Buton Selatan, Bupati Betawi Selatan wakil bupati Buton Selatan kepada seluruh tenaga medis dr. Lie Dharmawan II, yang telah masuk di Kabupaten Buton Selatan dan meluangkan waktunya untuk masyarakat di sini” Ungkapnya.

Pj. Sekda Buton Selatan, La Ode Harwanto bersama Kadis Kesehatan Buton Selatan, Dedi Hasriady Lihat Pelaksana Kegiatan RSA dr. Lie Dharmawan II di Bandar Batauga
Harapan pemerintah daerah terhadap kegiatan ini, not the face of the last, the best friend forever, untuk pertama kali dan berkali-kali, kami juga berterima kasih kepada teman-teman dokter dermawan 2 , beserta seluruh tim yang ada di dalamnya, misi ini adalah misi kemanusiaan.
“Ini merupakan misi non profit, tetapi mereka menghibahkan dan ilmu pengetahuannya, dalam rangka melakukan pelayanan medis di Kabupaten Buton Selatan” terangnya.
“Masyarakat Buton Selatan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena masih banyak masyarakat dibutuhkan Selatan yang belum terjangkau, untuk melakukan pengobatan gratis, karena masalah ekonomi, dengan adanya kegiatan selama 3 hari ini, mereka sangat terbantu”jelasnya.
Kata Harwanto, kami berharap pihak Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, bisa menginformasikan secara luas agar masyarakat kita dapat memanfaatkan waktu selama 3 hari ini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, dan mereka sembuh dan sehat, untuk bisa bekerja kembali seperti biasa.
Menurut Ketua Tim RSA. dr. Lie Dharmawan II atau doctor SHARE dr. Mieke menyatakan, hari ini adalah hari pertama pelayanan, dan akan berakhir pada tanggal 23 Oktober 2025 nanti, untuk pelayanannya ada poli umum, poli bedah, poli gigi, sama pemeriksaan laboratorium.
Jelasnya, Awalnya akan ada pemeriksaan ahli kandungan Namun karena dokternya ada tempat berhalangan, jadi kami mohon maaf untuk tidak bisa membuka poli kandungan.
“Kami berharap dengan adanya kedatangan ini, bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya, untuk masyarakat di Buton Selatan, yang semoga semuanya sehat, dengan apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat, masyarakat bisa sehat dan pulih dari sakitnya dan beraktivitas seperti biasa” Tuturnya.
Ia menambahkan, jadi untuk pasien yang akan mendapatkan pelayanan operasi akan kami lakukan di kapal, dan untuk pelayanan lanjutannya akan diberikan kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait.
Kepala Dinas Kesehatan, Dedi Hasriady, Mengatakan “Pasca pelayanan selama 3 hari ini, untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan, kami akan menyediakan pelayanan di Puskesmas dan rumah sakit, jadi untuk pasien-pasien yang sudah melakukan operasi bedah, butuh pemeriksaan lanjutan tetap akan kami layani di rumah sakit untuk pembiayaannya tetap gratis” tegasnya.
Ia menambahkan, Bupati kemarin telah menitip pesan, prioritas untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Buton Selatan, terutama yang kurang mampu akan diprioritaskan, dan bagi masyarakat yang belum punya BPJS akan kami kami buat satu hari jadi.( Ha).
Editor: Harry

