Program ketahanan pangan dilaksanakan dalam rangka mendukung swasembada pangan dan makan bergizi gratis di tingkat desa. Program ini dilaksanakan berdasarkan aspek ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan di Desa dengan berbasis potensi lokal serta kerja sama Desa dan antar Desa, dengan memperhatikan aspek pelestarian lingkungan dan kawasan perdesaan.
Kabid Peningkatan Partisipasi Dan Pemeberdayaan Ekonomi Masyarakat DPMDES, Suriati, mengatakan "kunjungan monitoring dan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan Program Ketapang yang dikelola oleh BUMDes di Kecamatan Siompu Barat" Ujarnya.
"Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian DPMDES untuk memastikan program wajib yang dialokasikan 20% persen dari Alokasi Dana Desa (ADD) di kecamatan Siompu Barat," ujar Suciati saat ditemui di Desa Kamoali pada Kamis, 13/11/2025.
Ia menuturkan, hasil Monev ditemukan beberapa BUMDes yang sudah ada progres pelaksanaan program Ketapang.


"Alhamdulillah kami melihat progres BUMDes dalam pelaksanaan program Ketapang sudah cukup baik, ada beberapa BUMDes yang sudah proses pembuatan Green Hous untuk tanaman Hidroponik ada juga yang sudah pembuatan kandang untuk ayam petelur, artinya progresnya sudah cukup baik. Meskipun ada beberapa yang masi tahap perencanaan tapi semua tetap berproses, karena ini memang program wajib," ungkapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan pihaknya akan memastikan agar semua BUMDes di Kecamatan Siompu Barat menjalankan program Ketapang sebelum akhir tahun.
"Setelah monev hari, data itu akan kami diskusikan kemudian minggu depan kami akan turun lagi untuk memastikan semua BUMDes menjalankan Program Ketapang ini, karena ini merupakan program wajib," jelasnya.
Harapan kami dengan kunjungan bersama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Buton Selatan yang kami lakukan semoga ini bisa menjadi pemacu semangat teman teman BUMDes agar segera melakukan program ketapang sebelum akhir tahun. (**)

