SPIONNEWS, Batauga – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan bersama dengan masyarakat dan para siswa ikut hadir dalam sosialisasi keuangan OJK yang diselenggarakan di Gedung Lamaindo, Kamis, 9/4/2026.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pimpinan perbankan yang ada di wilayah kabupaten Buton Selatan dan juga beberapa bank yang ada di Kepulauan Buton, ini juga menjadi salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat terkait peran OJK atau yang biasa disebut sebagai Otoritas Jasa Keuangan di mana pihak OJK ini akan memberikan berbagai informasi atau pelayanan kepada masyarakat yang berkaitan dengan perbankan atau pencucian uang atau pemakaian uang dalam bentuk digital dan sejenisnya.
Dalam keterangan yang diberikan pemateri dari OJK menjelaskan bahwa apabila masyarakat menggunakan jasa penyimpanan di bank dan menggunakan produk perbankan seperti ATM atau debit atau kartu kredit selalu mendapatkan potongan yang telah ditentukan oleh masing-masing bank Dan ini menjadi bagian daripada jasa perbankan untuk mengamankan data dan uang dari nasabah yang menyimpan uang di Bank.
“Terkait dengan adanya transaksi digital yang tidak sehat seperti AMG yang belum lama ini viral di Kota Baubau termasuk dengan jasa jasa asuransi Bumiputera yang hari ini dikatakan valid oleh OJK, hari ini OJK secara jelas mengungkapkan dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan mengklarifikasi serta memberikan kesempatan kepada nasabah Bumiputera untuk melaporkan kerugian yang diterima ketika menggunakan atau masuk dalam program asuransi tersebut” Ungkapnya.
OJK juga memberikan nasehat kepada para nasabah termasuk peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut untuk bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi yang menghadirkan atau meminta data terkait dengan perbankan.
“Ketika ada oknum atau aplikasi yang meminta data terkait periode bahkan dan verifikasi melalui GTT diharapkan masyarakat tidak serta merta memberikan nomor verifikasi tersebut karena terindikasi banyak terjadi pemakaian data yang merugikan nasabah sehingga masuk dalam daftar hitam dan tidak bisa melakukan pengambilan kredit” Tegasnya.
Kata Pihak OJK, diharapkan juga para siswa atau anak-anak tidak sering menggunakan ATM atau mengambil data orang tua untuk digunakan menjadi judi online atau sejenisnya terkait dengan hal tersebut orang tua juga diwajibkan untuk mengawasi anak-anaknya ketika menggunakan ATM milik mereka.
OJK memberikan jaminan kepada nasabah yang tertipu dengan aplikasi investasi bodong untuk bisa melaporkan minimal waktu 1 * 24 jam ketika merasa ditipu Melalui aplikasi investasi bodong.
(Ha)
Editor : Harry

